Pada zaman yang serba maju ini, Kebutuhan akan penggunaan listrik semakin meningkat seiring berkembanya teknologi terutama dalam sektor pengawasan atau monitoring, dan IoT (Internet of Things) adalah salah satu sistem monitoring yang tercipta seiring perkembangan zaman dan teknologi tersebut. IoT adalah sistem monitoring yang dapat mengumpulkan data secara otomatis dan real time dan dapat dilakukan tanpa intervensi manusia secara langsung dengan penggunaan daya listrik yang kecil. IoT juga menjadi jawaban untuk menutupi permasalahan dari sistem monitoring konvensional yang cenderung manual, menghabiskan lebih banyak listrik, dan tidak dapat memberikan informasi secara real-time ke pengguna.
Sistem monitoring IoT bekerja dengan menggunakan sensor arus dan tegangan yang terhubung ke mikrokontroler, lalu dengan data yang dikumpulkan secara otomatis, data tersebut akan dilakukan transmisi ke platform cloud untuk pada akhirnya dianalisis dan di visualisasi. Firebase, dengan fitur Realtime Database-nya, menyediakan infrastruktur yang ideal untuk penyimpanan dan akses data energi, mendukung pengembangan aplikasi monitoring berbasis web dan mobile (M. Zaky Zaim Muhtadi Et al.).
Implementasi Internet of Things (IoT) agar meningkatkan akurasi otomasi di dalam industri dapat dikolaborasikan dengan AI untuk mendapatkan kinerja mesin seperti kinerja manusia. (Mochamad Subchan Mauludin Et al.). Tanpa adanya AI, sistem IoT masih bisa bekerja selayaknya, namun akan dapat mengalami keterbatasan terutama di perkembangan data, sehingga keberadaan AI bagi sistem IoT adalah sangat penting untuk agar sistemnya sendiri dapat melakukan adaptasi jika akan terjadi pembaruan data
Selain itu, dalam konteks manajemen energi, penerapan IoT memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan daya listrik (Alavi & Moghaddam, 2020). Penerapan IoT dalam bidang energi berpotensi mengurangi konsumsi daya hingga 15–25% melalui optimasi penggunaan perangkat listrik berbasis data cerdas. (Rahman et al., 2021). Dengan begitu, sistem IoT ini tidak hanya bermanfaat bagi pengguna rumah tangga, tetapi juga untuk membantu sektor industri dalam mengelola konsumsi daya listrik mereka secara lebih efisien.
Sebagai kesimpulan, dapat dikatakan bahwa sistem IoT ini merupakan sebuah gebrakan yang dapat menutupi permasalahan sistem pengawasan sebelumnya yang tidak otomatis, boros energi, dan tidak dapat memberikan informasi yang real time kepada pengguna. Namun, meski dengan semua keunggulan yang disebutkan diatas, sistem IoT tetap tidaklah sempurna. Masih diperlukan beberapa penelitian dan pengembangan lanjutan agar dapat meningkatkan akurasi prediksi, keamanan data, dan integrasi dengan sistem tenaga listrik yang lebih kompleks. Dengan seiring berjalannya waktu, diharapkan sistem IoT bisa saja mendapatkan perkembangan yang lebih masif kedepannya dengan adanya bantuan AI sebagai sistem tambahannya yang mampu meningkatkan kinerja dari sistem IoT ini.
Oleh Lisanul Iqbal Nafianto