Delapan Rutinitas Pagi Simpel agar Harimu Lebih Produktif

Produktivitas harus senantiasa dijaga  agar kamu bisa menggunakan waktu dan energi  dengan lebih efisien, untuk menyelesaikan kewajiban seperti tugas-tugas. Namun, sayangnya menjaga diri agar tetap semangat dan termotivasi untuk bekerja terkadang sulit, sehingga tidak jarang produktivitas menjadi menurun.

Nah, bila kamu akhir-akhir ini merasa jenuh dan sulit berkonsentrasi, cobalah untuk melakukan rutinitas pagi yang sehat sebagai persiapan berangkat kerja. Dengan melakukan beberapa kebiasaan sehat di pagi hari, kamu bisa mempersiapkan tubuh dan pikiran kamu dengan lebih baik, sehingga bisa menjalani aktivitas sepanjang hari dengan produktif.

Bangun sedikit lebih awal untuk melakukan beberapa kebiasaan di pagi hari sudah terbukti membantu para pengusaha dan pebisnis sukses untuk memanfaatkan waktu dan energi mereka dengan optimal. 

Dari berbagai penelitian disebutkan bahwa pagi hari adalah momen emas untuk mempersiapkan tubuh, mental, dan pikiran. Mengutip dari Performance Health, rutinitas positif yang dilakukan oleh seseorang saat bangun pagi mempengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Nah , rutinitas pagi dapat membantumu untuk mengatur pola untuk hari itu. Aktivitas ini juga memungkinkan kamu untuk lebih baik dalam mengontrol jadwal, daripada jadwal yang mengendalikan dirimu. 

Ketika kamu memulai hari dengan segar setiap hari, kamu bisa lebih fokus dengan tugas-tugas yang ada di depanmu, bisa memprioritaskan waktu dengan baik, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas kerja kamu.

Berikut beberapa rutinitas pagi yang baik untuk dilakukan sebagai persiapan berangkat kerja agar lebih produktif:

1. Bangun Lebih Awal

Saat kamu bangun kesiangan, kamu akan terlambat sholat subuh dan akan melakukan persiapan berangkat kuliah atau kerja dengan terburu-buru. Misalnya, sholat, mandi dan sarapan, semua harus dilakukan dengan serba cepat karena sudah kesiangan. Hal itu membuat  kamu cenderung sulit berkonsentrasi dengan materi yang dijelaskan dosen atau pekerjaan kamu.

Sebaliknya, bangun lebih awal akan memberimu lebih banyak waktu untuk melakukan rutinitas pagi yang baik agar tetap produktif sepanjang hari. Dan hindari memencet tombol snoozed pada alarm di smartphone kamu. Kebiasaan buruk tersebut adalah penyebab umum bangun kesiangan.

2. Merilekskan Diri dengan Hal yang Bermanfaat 

Setelah bangun tidur, sebaiknya jangan langsung melakukan aktivitas berat. Tapi cobalah untuk membuat tubuh rileks terlebih dahulu dengan aktivitas yang menenangkan, seperti membaca alquran, berdoa, atau berdzikir. Meluangkan waktu 15-30 menit untuk berkontemplasi bisa memberi pikiran yang lebih tenang dan proaktif untuk hari itu. Dan hindari bermain gawai pada pagi hari, kecuali memeriksa jadwal dan info tentang perkuliahan atau pekerjaan hari ini, agar pikiranmu lebih fresh.

3. Minum Segelas Air Putih

Rutinitas pagi lainnya yang juga penting dilakukan setelah bangun tidur adalah minum air putih. Sebab tubuh tidak mendapatkan asupan cairan sepanjang malam kamu tidur, sehingga kamu perlu mengembalikan hidrasi tubuh dengan minum air. 

Bukan hanya menghidrasi tubuh saja, minum air putih di pagi hari bisa membuat kamu bersemangat dan membantu mengaktifkan otot dan organ dalam tubuh untuk bekerja. Menurut ahli, dehidrasi bisa membuat seseorang menjadi lesu dan kurang berenergi. 

4. Berolahraga Ringan atau Stretching

Tahukah kamu bahwa tokoh-tokoh sukses, seperti Richard Branson, Sheryl Sandberg, dan Mark Zuckerberg semuanya memprioritaskan olahraga setelah bangun tidur. Hal itu karena olahraga bisa membantu meningkatkan energi, motivasi, produktivitas, dan stamina fisik dan mental mereka.

Jadi, olahraga bisa kamu masukkan ke dalam rutinitas pagi kamu sebagai persiapan berangkat kerja. Tidak perlu melakukan olahraga berat, jalan kaki atau jogging mengelilingi komplek perumahan selama 30 menit sudah cukup untuk membuat tubuh terasa segar. Bila kamu tidak sempat berolahraga, stretching ringan pun juga bermanfaat.

5. Mandi pada Pagi Hari

Mandi di pagi hari tidak hanya berkaitan dengan menjaga kebersihan tubuh, tetapi juga bisa menjadi ritual yang menyegarkan dan memotivasi. Air segar dapat merangsang sistem saraf anda dan membuat anda merasa lebih terjaga. Selain itu, mandi pagi juga bisa membantu menghilangkan rasa kantuk, sehingga anda merasa lebih segar dan siap menjalani hari dengan penuh energi.

Bagi sebagian orang, mandi dengan air hangat memberikan efek relaksasi, sementara bagi yang lain, mandi air dingin dapat memberikan sensasi segar dan meningkatkan kewaspadaan. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. 

6. Sarapan Tinggi Protein

Terlepas dari apakah kamu terbiasa sarapan atau tidak, tapi sarapan merupakan salah satu kunci persiapan sebelum berangkat kerja untuk hari yang produktif. Ingat, tubuh sudah berpuasa selama 7-8 jam pada waktu malam hari. Nah, dengan memulai hari dengan sarapan yang kaya akan protein bisa mengembalikan energi tubuh kamu. Beberapa pilihan sarapan berprotein yang cepat dan enak untuk dinikmati, antara lain telur, yoghurt, protein shake, kacang almond, dan gandum.

7. Menyusun Daftar Tugas untuk Hari Ini

Menyusun daftar tugas di pagi hari merupakan salah satu metode yang paling efektif untuk mempertahankan produktivitas. Dengan merencanakan apa yang harus dikerjakan, kamu bisa lebih fokus dan harimu lebih terstruktur.

Susunlah daftar yang realistis dan prioritaskan tugas-tugas yang paling penting. Pada saat kamu memiliki panduan yang jelas tentang apa yang harus diselesaikan, rasa cemas karena kewalahan bisa berkurang. Selain itu, menyelesaikan tugas satu per satu dari daftar tersebut akan memberikan rasa pencapaian yang dapat meningkatkan suasana hati sepanjang hari.

8. Ucapkan Kalimat Penyemangat yang Positif Secara Berulang

Bagi beberapa orang, rutinitas mengucapkan kalimat penyemangat yang positif ini ibarat memberikan ‘mantra’ untuk diri sendiri. Apalagi, ketika dilakukan secara berulang, maka akan memberikan motivasi yang lebih kuat.

Mengutip dari encylopedia.com, self affirmation theory menegaskan tentang hal ini. Saat Anda mengucapkan kalimat-kalimat positif, maka tindakan tersebut akan meningkatkan keyakinan dan memperkuat identitas diri.(*)

Oleh Maura Athalia