Tanggal rilis: 9 Juni 2023 di bioskop-bioskop Amerika Serikat.
Genre: Fiksi ilmiah, aksi
Sutradara: Steven Caple Jr.
Disutradarai oleh: Anthony Ramos dan Dominique Fishback.
Durasi: 127 menit.
Sinopsis singkat.
Berlatar di Brooklyn, New York, pada tahun 1994, Noah Diaz (Anthony Ramos), seorang mantan teknisi militer yang berjuang mencari pekerjaan untuk menghidupi saudara perempuannya yang sakit, diperkenalkan kepada kami. Dia secara tidak sengaja terlibat dengan Autobot saat mencoba mencuri mobil bersama temannya yang ternyata adalah Mirage, salah satu kawanan Autobot.
Pada saat yang sama di Museum of Artsifacts, seorang arkeol magang, Elena Wallace (Dominique Fishback), mencoba meneliti artefak kuno yang terlihat seperti elang yang menarik perhatiannya dan secara misterius ternyata adalah Transwarp Key. Kunci tersebut diburu oleh Terrorcons, sekelompok robot jahat yang dipimpin oleh Scourge, yang bertindak sebagai pelayan dari pemakan planet, Unicron. Untuk melindungi Bumi dan kunci tersebut, Autobots harus bekerja sama dengan Maximals, robot yang dapat berubah menjadi hewan raksasa seperti gorila (Optimus Primal), elang (Airazor), dan cheetah (Cheetor).
Kelebihan
Penyegaran dan Nostalgia dari Beast Wars
Salah satu nilai jual terbesar dari film ini adalah pengenalan The Maximals, yang menghadirkan nuansa baru yang liar dan primitif pada pertarungan antara Autobots dan Megatron atau musuh lainnya. Pertemuan melawan The Unicorn antara Optimus Prime dan Optimus Primal menjadi momen yang mengasyikkan bagi para penggemar lama. Film ini berhasil mempertahankan unsur kehangatan dan fokus karakter yang diperkenalkan di Bumblebee, terasa lebih ringan dan tidak seberat film Michael Bay sebelumnya.
Film ini memiliki ciri-ciri karakter yang kuat.
Steven Caple Jr. Berhasil memberikan kedalaman emosional pada karakter-karakter manusia. Hubungan antara Noah dan adik laki-lakinya, Kris, memberikan motivasi yang nyata dan dapat diterima bagi Noah, sehingga penonton peduli dengan perjuangannya di tengah kekacauan perang robot. Interaksi antara Noah dan Mirage juga menjadi sumber humor terbaik yang mengharukan dalam film tersebut.
Aksi dan visual.
Adegan aksi, terutama saat pertempuran bergerak ke Peru dan melibatkan Maximal dan Optimal Primal lainnya, sangat spektakuler dalam skala besar. Meskipun banyak yang mengkritik aksi di klimaks ini karena kurang dan terlalu cepat, secara keseluruhan, visual CGI-nya spektakuler dan memenuhi standar film blockbuster.
Kekurangan
Film ini terasa terlalu berlebihan untuk menyeimbangkan nostalgia Beast Wars dengan tuntutan utama franchise. Perkembangan karakter Maximals terburu-buru, dan penjahat Scourge, meskipun kehadirannya mengancam, tidak memiliki kedalaman seperti Unicron. Plotnya mengikuti formula MacGuffin (penyitaan kunci atau artefak), yang sangat umum dalam seri Transformers.
Kesimpulan
Transformers: Rise of the Beasts adalah film keren dan menghibur, yang melanjutkan cerita yang dimulai oleh Bumblebee. Film ini berhasil memadukan aksi Autobot yang seru dengan inti cerita yang mengharukan, didukung oleh penampilan karakter-karakter karismatik, khususnya Anthony Ramos dan Dominique Fishback. Jangan lupakan persahabatan yang terjalin antara Noah dan Mirage. Film ini sangat direkomendasikan untuk para penggemar yang menantikan pertarungan Autobots dan kawanan mereka di layar lebar, dan bagi mereka yang ingin melihat Maximal dihidupkan.
Hafsyah Eka Putri Rombel 4