Oleh Aisyah Nirmala Safitri
Salah satu ciri kemajuan suatu bangsa dapat dilihat dari pergerakan generasi mudanya. Sebagai generasi penerus bangsa, pelajar dituntut untuk kreatif, berjiwa sportif, dan kompetitif dalam berbagai aspek kehidupan. Beberapa tahun terakhir, perkembangan dunia olahraga telah mengalami beragam kemajuan yang cukup pesat. Kini, banyak bermunculan potensi anak muda yang selaras dengan perkembangan dunia olahraga tersebut. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan peran dari berbagai pihak yang menyediakan wadah bagi pelajar untuk meningkatkan kreativitas dan sportivitas, salah satunya melalui turnamen futsal.
Turnamen futsal merupakan sebuah kompetisi yang mempertemukan tim-tim futsal untuk bersaing secara sportif. Turnamen ini bertujuan untuk memfasilitasi para pemain dalam mengasah keterampilan, memperluas pengalaman bermain, serta memberikan ajang bagi para pemain muda untuk memperlihatkan bakat mereka. Selain itu, turnamen futsal juga berfungsi sebagai platform bagi pencari bakat dari klub atau tim profesional untuk menemukan talenta baru yang potensial. Turnamen futsal memberikan hiburan bagi penonton dan kompetisi yang sehat bagi para pemain. Tim-tim bersaing untuk meraih gelar juara dan menciptakan atmosfer yang mendebarkan di dalam maupun di luar lapangan.
Mengingat potensi besar yang dimiliki oleh para siswa, kami percaya bahwa diperlukan ruang khusus untuk mendorong mereka berprestasi melalui turnamen. Oleh karena itu, untuk membantu mewujudkan hal tersebut, Ikatan Mahasiswa Kebumen UNNES (Imake UNNES) ikut serta dalam memajukan pembinaan prestasi di bidang olahraga dengan menyelenggarakan “Imake UNNES Futsal Championship (IUFC)” dengan tema “Together We Rise, in Unity We Prize”. Kegiatan ini sesuai dengan dasar-dasar program kerja dari Ikatan Imake UNNES tahun 2025/2026.
IUFC 2026 dengan tema “Burn In Passion, Fight With Heart, Rise As Champions” ini menggambarkan semangat juang yang kuat dan penuh dedikasi yang ingin ditanamkan kepada seluruh peserta. Tema ini tidak hanya menjadi slogan semata, tetapi juga menjadi motivasi agar setiap pemain mampu menunjukkan performa terbaiknya di lapangan dengan penuh gairah dan sportivitas. Setiap pemain diharapkan tidak hanya bermain untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebersamaan, dan rasa saling menghargai antartim. Melalui semangat ini, diharapkan tercipta kompetisi yang sehat, penuh inspirasi, serta mampu membangun karakter para peserta menjadi pribadi yang tangguh dan berintegritas.
Turnamen ini ditujukan bagi pelajar SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Kebumen. Dengan adanya sasaran yang jelas, kegiatan ini diharapkan mampu menjaring bibit-bibit unggul dalam bidang futsal. Tidak hanya itu, IUFC juga menjadi ajang bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik. Saat turnamen dilaksanakan, terdapat 24 tim yang ikut serta berpartisipasi dari berbagai SMA/SMK/MA sederajat yang ada di Kebumen.
Persiapan kegiatan dilakukan dengan matang oleh panitia yang terdiri dari berbagai divisi. Mulai dari sie acara, humas, perlengkapan, konsumsi, keamanan, dan publikasi desain dan dokumentasi, semua bekerja sama demi kesuksesan acara. Setiap panitia memiliki peran penting dalam memastikan jalannya kegiatan berlangsung lancar, dan saya sendiri menjadi bagian dari divisi publikasi, desain, dan dokumentasi dengan 10 rekan kerja saya yang berasal dari berbagai fakultas dan pengalaman sebelumnya. Tugas dari berbagai divisi sangat banyak dan memerlukan komunikasi yang jelas sesuai dengan tugas ataupun kebutuhan untuk acara.
Sebelum kepanitiaan terbentuk secara utuh, Imake UNNES mengadakan Open Recruitment volunteer panitia IUFC 2026 yang dilakukan dengan cara memberikan link pendaftaran dan melakukan seleksi wawancara untuk mempermudahkan pembagian panitia per divisi sesuai divisi yang dipilih oleh pendaftar. Pada saat itu saya memilih 2 pilihan, yaitu pilihan pertama Publikasi Dokumentasi dan Desain dan yang kedua yaitu Konsumsi. Seleksi wawancara dilakukan secara bertahap sesuai jadwal, dan yang mewawancarai yaitu pihak dari organisasi daerah Imake UNNES dengan melemparkan berbagai pertanyaan yang sesuai dengan divisi yang dipilih.
Setelah pengumuman hasil seleksi, Imake UNNES mengadakan Rapat Besar sebagai langkah lanjutan untuk menyampaikan informasi secara menyeluruh dari masing-masing divisi. Kegiatan ini diawali dengan perkenalan anggota, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai divisi masing-masing, serta penjelasan secara rinci terkait tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan. Pembagian tugas tersebut mencakup seluruh tahapan kegiatan, mulai dari proses persiapan, saat hari pelaksanaan, hingga tahap pascapelaksanaan acara. Rapat Besar ini dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali dengan tujuan untuk memantau perkembangan (progress) dari setiap divisi, mengevaluasi kendala yang dihadapi, serta memastikan koordinasi berjalan dengan baik sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana secara efektif dan terarah.
Sebelum pertandingan dimulai, diadakan technical meeting yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai aturan dan mekanisme pertandingan. Technical meeting dilakukan secara offline di Perpustakaan Daerah Kebumen, diikuti oleh seluruh perwakilan setiap tim yang mendaftarkan diri. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menciptakan kompetisi yang adil dan terstruktur.
Hari pertama pertandingan menjadi momen yang sangat berkesan. Sejak pagi, lapangan sudah mulai ramai oleh para pemain dan penonton. Mereka masuk sesuai dengan tribun dan asal sekolah yang didukung serta terdapat pengecekan barang bawaan agar acara berlangsung secara aman. Kami sebagai panitia sibuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana, mulai dari jadwal pertandingan hingga kesiapan perlengkapan. Saat pertandingan berlangsung sorak
Sorakan penonton, teriakan semangat dari rekan satu tim, hingga ketegangan di setiap pertandingan membuat kami ikut terbawa suasana. Kami menyadari bahwa turnamen ini bukan hanya milik panitia, tetapi juga milik semua orang yang terlibat di dalamnya. Babak penyisihan dilakukan pada hari pertama. Banyak sekali penonton, bahkan ada yang membawa drum band untuk menyemangati dan memberikan suasana yang lebih sportif.
Di hari kedua, semangat para pemain justru semakin meningkat. Pertandingan semakin sengit karena di hari kedua ini dilaksanakan babak semifinal dan final, maka dari itu sangat ramai sekali suporter dari masing-masing sekolah. Kami melihat sendiri bagaimana sportivitas ditunjukkan di lapangan, baik saat menang maupun kalah. Itu menjadi salah satu momen yang paling membanggakan bagi kami sebagai penyelenggara. Selain pertandingan, kami juga merasakan pentingnya peran sponsor dan donatur. Dukungan mereka sangat membantu kelancaran acara ini. Kami berusaha memberikan yang terbaik sebagai bentuk apresiasi, mulai dari publikasi hingga penyebutan dalam acara.
Di balik kesuksesan acara ini, terdapat kerja keras panitia yang tidak terlihat. Mereka rela meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat. Semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam menjalankan setiap rangkaian acara. Pada akhirnya, IUFC bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang proses, pengalaman, dan pembelajaran yang didapatkan. Turnamen ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama dan semangat yang tinggi, sebuah kegiatan dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap langkah mereka.(*)