Melestarikan Bunga Edelweis

Bunga Edelweis Jawa atau yang memiliki nama latin Anaphalis javanica merupakan tanaman yang masuk ke dalam golongan langka yang habitat aslinya  dari Indonesia. Tanaman ini merupakan tanaman endemik yang biasanya tumbuh di daerah pegunungan, khususnya tersebar di pulau Jawa. Orang-orang mengenalnya sebagai bunga keabadian, karena mampu tumbuh dan mekar hingga 10 tahun bahkan lebih, di daerah kering dan tidak subur. Hal ini dikarenakan bunga Edelweiss memiliki suatu hormon yang dapat mencegah tanaman rontok, hormon tersebut yaitu hormon etilen.

Anaphilis javanica dapat tumbuh hingga memiliki ukuran sekitar 1 meter dan dapat tumbuh hingga mencapai 8 meter. Bunga dari tanaman ini memiliki kelopak berwarna putih keperakan, bentuknya seperti kerucut yang terbalik dan terdapat bagian warna oranye. Bunga Edelweis Jawa ini ukurannya sangat kecil, tumbuh majemuk dan bergerombol (Hidayat dkk., 2016). Biasanya bunga ini tumbuh berkelompok, pada satu tangkai bunga Edelweiss Jawa terdapat sekitar 5 hingga 6 bunga.

Eksistensi bunga Edelweiss Jawa yang terus meningkat menyebabkan tanaman ini tergolong dalam tanaman yang terancam punah. Kondisi ini bahkan tercatat pada red list IUCN (International Union of Conservation of Nature) dalam kategori terancam punah pada tahun 2008 bahkan hingga saat ini telah mencapai status terancam kritis (critically endangered). Hal ini dikarenakan ulah manusia yang sering memetik bunga sesuka hati tanpa memikirkan keberadaan Edelweiss Jawa yang tiap tahun jumlahnya mengalami penurunan.

Keadaan ini tidak boleh dibiarkan terus menerus hingga nantinya bunga Edelweiss Jawa dinyatakan benar-benar punah. Diperlukan penanggulangan yang harus dilakukan agar bunga ini tetap terjaga keberadaannya. Usaha-usaha untuk menjaga eksistensi bunga Edelweiss harus dilakukan oleh seluruh masyarakat Indoneosia, baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk menjaga populasi bunga Edelweiss Jawa yaitu edukasi kepada masyarakat, penegakan aturan, dan lain-lain

Ya, populasi Edelweiss Jawa yang kian menurun, diperlukan upaya-upaya untuk melestarikannya. Upaya dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contohnya seperti peningkatan kesadaran masyarakat, penegakan aturan di tempat tempat konservasi bunga Edelweiss Jawa, hingga pengawasan oleh petugas yang berjaga di kawasan konsrvasi.

Untuk menjaga dan melestarikan bunga Edelweiss Jawa ini perlu kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak Taman Nasional. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan serta metode konservasi dengan cara pembibitan juga harus tetap berjalan. Dengan strategi ini, diharapkan populasi Edelweiss tetap terjaga, menjaga keindahan dan keunikan ekosistem pegunungan Indonesia untuk masa depan. (*)

Oleh Dalva Wiritanaya (Ilmu Hukum UNNES)