Oleh Muhammad Rafly Hadiyansyah (Pendidikan Teknik Mesin)
Perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor industri, termasuk industri permesinan. Teknologi modern telah meningkatkan efisiensi produksi, memungkinkan pembuatan mesin yang lebih canggih dan presisi tinggi, serta mengurangi biaya operasional. Namun, di balik berbagai kemajuan ini, ada dampak yang tidak dapat diabaikan terhadap lingkungan. Proses manufaktur yang semakin kompleks dan penggunaan mesin berteknologi tinggi sering kali menghasilkan limbah industri yang lebih banyak, konsumsi energi yang lebih besar, serta peningkatan emisi gas rumah kaca. Dalam konteks ini, penting untuk mengevaluasi pengaruh perkembangan teknologi dalam industri permesinan terhadap lingkungan.
Salah satu dampak positif dari perkembangan industri permesinan adalah meningkatkan efisien energi dan biaya produksi itu merupakan sesuatu yang ditawarkan oleh perkembangan industri permesinan. Dengan terus berinovasi mesin-mesin ini dirancang untuk meminimalkan konsumsi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Ini merupakan hal yang sangat positif terhadap lingkungan.
Salah satu mesin yang sudah berkembang adalah mesin CNC (Computer Numerical Control) mesin ini biasanya digunakan pada industry manufaktur dan ini sangat memungkinkan produksi yang lebih presisi dan efisien sehingga dengan presisi dan efisien tersebut limbah barang gagal yang dihasilkan juga pasti akan menurun dan juga konsumsi bahan energi juga lebih maksimal, selain itu teknologi ini berperan penting untuk perkembangan energi terbarukan contohnya untuk pembuatan mesin panel surya turbin dan alat pembangkit Listrik terbarukan lainnya yang membutuhkan mesin mesin khusus dalm pembuatannya dengan ini juga industry dapat mengurangi kariawan dan menghemat biaya produksi barang bersekala cukup besar.
Jika ada dampak positif pasti juga ada dampak negatifnya. Salah satu sisi negatif dari perkembangan industri adalah meningkatnya jumlah limbah yang ada di lingkungan sekitar karena penggunaan mesin yang terus-menerus sering kali melibatkan bahan kimia. Bahan kimia ini biasanya sangan sulit sekali untuk di daur ulang dan sangat menggangu lingkungan sekitar industri tersebut. Jika dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik limbah akan mengakibatkan pencemaran tanah, air, dan udara di sekitar kita. Itu akan sangat berdampak untuk ekosistem di sekitar, bahkan akan menyebar ke lingkungan penduduk.
Dampak negatif juga dikarenakan adanya kebutuhan sumber energi yang cukup besar yang diperoleh dari fosil. Akibatnya emisi karbon dari sektor ini lumayan tinggi dan menyebabkan perubahan cuaca yang semestinya. Banyaknya permintaan logam dan material mendorong aktivitas penambangan dikarenakan hampir semua bangunan di seluruh dunia pasti mnngunakan logam tidak hanya bangunan pembuatan panel surya pembangkit listrik, kendaraan sampai barang rumah tangga banyak yang terbuat dari logam. Itu semua pada akhirnya dapat merusak ekosistem hayati yang ada di lingkungan sekitar dan keanekaragamannya.
Dampak lainnya adalah perubahan dalam penggunaan lahan dan sumber daya alam. Sebagai contoh untuk membuat industr permesinan dibutuhkan lahan yang sangat luas. Dengan padatnya penduduk sekarang ini hampir tidak ada lahan yang luas untuk tempat industri permesinan. Satu satu lahan yang luas adalah hutan dan itu biasanya dijadikan alternatif untuk membangun tempat industri. Itu pun dapat merusak lingkungan karena banyak hewan yang tidak punya tempat tinggal yang akhirnya bermigrasi dan terus seperti itu sampai membuat hewan tersebut punah karena tidak adanya tempat tinggal yang layak dan makanan yang cukup. Begitu pula eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dari industri yang terus menerus memproduksi barang menjadikan lingkungan juga sangat memprihatinkan.
Karena itu untuk mengurangi dampak negatif yang begitu mengerikan terhadap lingkungan, penting bagi industri permesinan mengembangkan upaya agar lingkungan tak tercemar dan hewan-hewan yang ada di sekitar tidak punah. Industri juga harus terus berinovasi dan mengembangkaan teknologi ramah lingkungan.
Intinya, perkembangan teknologi dalam industri permesinan membawa dampak yang baik dan buruk terhadap lingkungan dan ekosistem di sekitar. Di satu sisi teknologi industri permesinan memiliki dampak positif yaitu meningkatkan keefisian dan memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaan yang berat tapi berdampak buruk seperti adanya potensi kerusakan lingkungan.(*)