
Judul : Beaches
Penulis : Beabadoobee dan Jacob
Bugden
Penyanyi : Beabadoobee
Tanggal rilis : 7 Agustus 2024
Durasi : 3:50
Genre : Alternative / Indie pop rock
vibes
Lirik lagu
Spinning out on what to say or what to do
Finding reasons for my constant change in mood
Said, “I’ll see it to believe it,” but who knows the actual truth?
‘Cause I’m sure now, I’m sure
‘Cause days blend to one when I’m on the right beaches
And the walls painted white, they tell me all the secrets
Don’t wait for the tide just to dip both your feet in
‘Cause I’m sure now, I’m sure
Find it hard to say, I know that I’m alright
Took a while for me to finally realize
That when I see it, I’ll believe it, giving me a peace of mind
I’m sure now, I’m surе
‘Cause days blend to one whеn I’m on the right beaches
And the walls painted white, they tell me all the secrets
Don’t wait for the tide just to dip both your feet in
‘Cause I’m sure now, I’m sure
‘Cause some days I’m afraid to fall down
But I understand the coming outcome
Pick it up if I allow it
Can’t help it, can’t help
‘Cause days blend to one when I’m on the right beaches
And the walls painted white, they tell me all the secrets
Don’t wait for the tide just to dip both your feet in
‘Cause I’m sure now, I’m sure
Lagu “Beaches” merupakan single yang termasuk ke dalam album “ This Is How Tomorrow Moves” yang dirilis pada 7 Agustus 2024 oleh penyanyi Inggris yang terkenal melalui musik indie-nya Beabadoobe. Berbeda dengan tema biasanya yang cenderung menyorot dinamika hubungan emosional, melalui lagu ini Beebadoobee menampilkan suasana baru dengan mengangkat tema penerimaan diri dan keberanian untuk melangkah, yang menurut penulis menarik untuk dibahas lebih lanjut. “Beaches” di sini bukanlah pantai secara literal, melainkan metafora yang bermakna tempat di mana seseorang nyaman dan percaya diri sehingga dapat menerima dirinya apa adanya, dapat dikatakan metafora tersebut menggambarkan kondisi mental seseorang yang akhirnya menemukan kedamaian dalam diri.
Gaya Indie pop dengan gitar akustik dan perkusi halus yang mendominasi, ditemani vokal dan lirik menyentuh mengajak pendengar selain menikmati harmoninya juga menghayati makna yang disampaikan. Selain itu, tempo yang lambat seakan membawa pendengar ke tepi pantai yang tenang, mempermudah pendengar merasakan pesan didalamnya.
Di sisi kelebihannya, selain pemilihan aransemen yang tepat, kekuatan utama pada lagu ini terletak pada liriknya yang penuh makna. Pesan penerimaan diri dan kepercayaan diri dikemas dan disampaikan secara lembut, menciptakan perasaan dekat dengan pendengar, apalagi bagi mereka yang berada dalam fase pencarian identitas. Selain itu, suasana santai dan tenang dari lagu ini banyak dipengaruhi oleh penataan musik dan vokal yang halus, gabungan hal tersebut tentu saja memanjakan telinga pendengar apalagi di momen reflektif. Perpaduan dari kelebihan tersebut membuat “Beaches” cepat populer karena dianggap ‘memahami’ pendengarnya.
Sebaliknya, kekurangan yang ditampilkan pada lagu ini adalah lirik yang berulang serta penggunaan vokal dan aransemen yang minimalis. Kurangnya variasi pada pengembangan emosional lirik dan chorus yang berulang sehingga terasa terlalu sederhana, yang mungkin bagi beberapa pendengar lagu ini terdengar monoton dan kurang eksplosif, walaupun menurut penulis pengulangan pada lirik dibuat untuk mempertegas pesannya. Beberapa kritik yang penulis temukan di internet juga membandingkannya dengan karya awal Beabadoobee yang menonjolkan musik lo-fi dan rock kasar, membuat lagu ini dinilai “over-produced / produksi terlalu halus”. Penggemar musik dengan dinamika tinggi atau vokal yang kuat mungkin akan kurang cocok dengan lagu ini.
Dengan demikian, lagu “Beaches” bukan hanya lagu tentang penerimaan diri, tetapi perjalanan hidup yang bermula dari kebingungan hingga akhirnya mencapai kondisi di mana seseorang dapat merefleksikan dirinya dengan rasa penerimaan dan keberanian untuk melangkah. Lirik yang relevan dan pembawaan lagu tepat berperan besar dalam kesuksesannya, menggaet banyak hati pendengar. Lagu dengan irama dan lirik yang bersifat reflektif, cocok dijadikan sebagai teman untuk menikmati keindahan sunset di sore hari, mengingatkan kita untuk mencintai dan menerima diri sendiri serta berani dan tidak setengah-setengah dalam melangkah.
Nama : Ghinna Padhiyah Aryani Sopian
NIM : 2502020105
Mata Kuliah : Sintaksis
Dosen Pengampu : Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd, M.Pd.
Rombel : 4