RESENSI “MOVE TO HEAVEN”

Judul Drama : Move To Heaven
Penulis Naskah : Yoon Ji-ryeon
Sutradara : Kim Seong-ho
Jumlah Episode : 10
Tahun Rilis : 2021
Genre : Keluarga, drama, kehidupan
Distributor : Netflix
Pemeran :

  1. Lee Je-hoon sebagai Cho Sang-gu
  2. Tang Jun-sang sebagai Han Geuru
  3. Hong Seung-hee sebagai Yoo Na-mu
    Penulis terinspirasi dari esai “Things Left Behind” karya Kim Sae-byul “Move To Heaven” mengisahakan kehidupan Han Geuru, seorang remaja yang mengidap sindrom Asperger, ia memiliki rutinitas terstrurktur dan ingatan fotografis. Geuru menjalankan sebuah usaha “Move To Heaven” bersama ayahnya. Namun hal buruk terjadi kepada ayahnya, dan pada saat itulah kehidupan Han Geuru mulai berubah drastis. Geuru di titipkan kepada pamannya Sang-gu, seorang mantan narapidana yang kasar dan hanya mementingkan uang. Kepribadian yang bertolak belaka itu tiggal dalam satu rumah. Namun seiring berjalannya waktu dan melalui pekerjaan sebagai trauma cleaner mereka berdua perlahan memiliki ikatan dan menyibak beberapa cerita hidup yang mengharukan dari para almarhum. Pada akhirnya, ikatan mereka menjadi jalan untuk menyembuhkan luka-luka mereka yang kelam.
    Drama ini menyajikan kisah yang menyentuh hati, dan autentik. Seolah membawa penonton ke dalam alur cerita yang klimaks dan emosional. Keunikan drama ini berasal dari tema yang diangkatnya tentang representasi sindrom Asperger yang di bawakan oleh Geuru, dan menjadikan drama ini memiliki ciri khasnya sendiri. Dari sisi pemeranan, akting para pemain sangat mendalam sehingga terlihat natural dan penuh chemistry.
    Kekurangan dari drama ini hanya ada pada durasi yang kurang panjang. Mungkin Sebagian penonton merasa kurang puas dengan ending yang berjalan dan perlu di tayangkan side story, seperti masalalu sang paman yang perlu di eksplor sebelum menjadi nara pidana.
    Dari drama “Move To Heaven” ini bukan hanya mengcritakan tentang kehilangan dan kematian saja, namun juga mengajak kita untuk melihat suatu kematian dan kehilangan menjadi suatu cerminan untuk lebih menghargai kehidupan dan menjalani kehidupan menjadi lebih bermakna. Selain itu cerita ini membuat kita berrefleksi untuk saling menghargai satu samalain sebagai manusia. Drama ini juga di rekomendasikan untuk para pencinta genre keluarga, humanis, dan kasih sayang.

Nama : Erina Zakiyatus Zalza

NIM : 2502020178

Mata Kuliah : Dasar-Dasar Sintaksis

Dosen Pengampu : Dr. Asep Yudi Utomo, S.Pd,M.Pd.