SMA 2 Rembang berlokasi di Jl. Gajah Mada, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Sekolah itu memang terkenal akan prestasi para siswanya. Tapi di sisi lain, ia juga sangat terkenal oleh kisah mistis dari tahun ke tahun, terutama pada kegiatan perkemahan yang rutin diselenggarakan satu tahun sekali.
Pada suatu hari diadakan kegiatan perkemahan penerimaan tamu ambalan (PTA) tahun 2023 yang diketuai oleh Rahma Azizah, siswi kelas IPA 6. Perkemahan ini berlangsung selama dua hari dua malam. Sebelum kegiatan dilaksanakan, ada beberapa kejadian di luar dugaan. Yang pertama, saat panitia mengadakan rapat di ruangan, tiba-tiba terasa ada sesuatu, yang bolehlah disebut aura mistis.
Sehari sebelum perkemahan dilangsungkan, semua surat undangan ke SMA/SMK di Rembang telah selesai diantar. Pada pukul 11.00 WIB, ketua panitia yang baru saja mengantarkan surat ke SMK yang berada tak jauh dari SMAN 2 Rembang telah sampai ke sekolahnya dan segera menuju ke ruang Sanggar Pramuka yang ada di depan lobi sekolah. Tak dinyana, langkahnya diadang oleh seekor ular yang bertubuh panjang, berwarna emas dan hitam. Mata si ular seolah-olah menatap mata sang ketua panitia sebelum berlalu. Sebelumnya si ular hampir dipukul satpam tapi dicegah ketua panitia.
Sorenya ular itu kembali mengadang langkah ketua panitia. Tapi ini kali ketua panitia mengabaikannya dan berlalu. Malamnya ketika hendak pulang karena segala persiapan telah beres, ular itu mengadang lagi. Kali ini di dekat sepeda motor ketua panitia.
Keesokan harinya kegiatan itu berjalan lancar. Tapi menjelang Magrib, ketua panitia merasa melihat sosok tertentu di sekitar Sanggar Pramuka. Sosok itu berupa pocongan di dekat pintu masuk sanggar. Begitu juga saat acara api unggun, ada panitia yang mengaku melihat sosok pocong tak jauh dari tempat acara.
Selesai api unggun dilanjut dengan pentas seni di lapangan basket. Saat itu mendadak ada delapan peserta yang kesurupan. Bahkan ada satu orang lama kesurupannya, dan baru pulih kira-kira pukul 00.00.
Perkemahan pun selesai. Tetapi setelahnya, ketua panitia masih merasa diikuti sosok kuntilanak hingga seminggu lamanya. Menurut kisah yang beredar, si ular adalah penunggu sekolah tersebut. Kebenarannya? Hanya Tuhan yang tahu.(*)
Oleh Rahma Azizah S