Misteri di Desa Kliwonan

Kliwonan berada di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Dahulu di kampung tersebut terdapat pohon asam yang sangat besar. Konon, pohon tersebut dihuni oleh sesosok pepunden yang dikenal dengan nama Mbah Kliwon. Apabila ada orang yang berperilaku kurang sopan di sekitar pohon tersebut, mereka akan dihantui oleh sosok ini.

Suatu hari ada seorang anak yang bermain dengan teman-temannya, karena lupa waktu ia pun pulang saat azan Magrib mulai berkumandang. 

“Loh, sudah maghrib ternyata…,” kata R.

“Ya sudah kita besok main lagi, ya. Sekarang sebaiknya kita pulang,” kata K.

Lalu mereka mulai berpencar untuk pulang ke rumah masing-masing. Namun ternyata hari itu R tidak sampai dirumah. Malam semakin larut, dan warga kampung pun dihebohkan dengan berita hilangnya R. Warga pun berkunjung ke rumah K untuk menanyakan keberadaaan R, karena ia adalah orang terakhir yang bertemu dengannya.

“Sepulang dari lapangan, kami berpisah dan pulang,” ujar K.

“Kapan terakhir kali kalian bertemu?” tanya, ibu R.

“Kami berpisah saat azan Magrib berkumandang,” jawab K.

Warga semakin dibuat panik akan pernyataan K. Singkat cerita pagi harinya R ditemukan sedang di atas pohon asam besar tersebut. Saat ditanyai oleh warga apa yang terjadi, R tidak ingat bahwa ia sudah menghilang selama sehari. Saat di atas pohon tersebut ia hanya bermimpi bahwa Mbah Kliwon berpesan agar warga tetap menghormati keberadaannya, karena selama ini banyak anak muda yang meludah dan berkata kotor di sekitar pohon asem tersebut. 

Sejak saat itu tidak pernah ada kejadian serupa hingga kini. Masyarakat setempat pun memberi nama kampung tersebut dengan nama “Kliwonan”.(*)

Oleh Tiara Meily Utomo