
Minat literasi peserta didik di Yayasan Miftahul Ulum Ungaran dinilai rendah. Bagaimana tidak, pojok baca tidak digunakan berakhir tidak terawat dan hilang, perpustakaan kurang memadai serta sepi dan mading tidak pernah diperbarui. Minat literasi di yayasan ini dianggap rendah karena tidak ada penggerak serta wadah untuk menghidupkan kembali minat literasi peserta didik. Keadaan ini dikhawatirkan menghambat kemampuan peserta didik dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Dengan niat kembali menghidupkan minat literasi di Yayasan Miftahul Ulum Ungaran, mahasiswa PPG Prajabatan UNNES mengadakan proyek kepemimpinan berupa pelatihan pengelolaan kreasi mading dua dimensi, Proyek kepemimpinan ini dibimbing oleh Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd., M.Pd. dengan anggota Risma Putri Wardani, S.Pd. Rista Wahyu Pramudita, S.Pd. Rico Arfaniyuda, S.Pd. Umi Kulsum, S.S. Yunia Putri Arumsari, S.Pd. Rina Isriaty, S.Pd. Wahyu Dianto, S.Pd. Muhammad Mukhlisin, S.Pd. dan Qomaruddiyn Al Haris, S.Pd.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 03 Agustus 2024 di Aula SMP IT Miftahul Ulum Ugaran yang terletak di Jl. Kolonel Sugiono nomor 01 Susukan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Pelatihan ini berfokus pada guru sehingga nantinya dapat berdampak pada peserta didik. “Minat literasi di sekolah kami cukup rendah karena beberapa guru merupakan guru baru sehingga belum terlalu mahir dalam mengelola kelas, selain itu peserta didik kami kebanyakan santri yang lebih fokus pada bacaan kitab dan tidak boleh membawa gawai” ujar Siti Nur Afiah, S.E. kepala sekolah SMP IT Miftahul Ulum Ungaran. Yayasan Miftahul Ulum Ungaran memang tidak memperbolehkan peserta didiknya mengakses gawai sehingga kreasi mading merupakan Solusi yang tepat guna media komunikasi, informasi, literasi dan kreativitas.
Kegiatan yang berlangsung selama 4 jam ini berjalan lancar tanpa gangguan dengan pemateri Wahyu Dianto, S.Pd, yang membagikan tips tips pengelolaan kreasi mading dua dimensi seperti fungsi, struktur, perspektif penulisan, desain, hingga cara pembaruan penulisan konten mading yang menarik sehingga dapat meningkatkan keinginan peserta didik untuk berliterasi, berpikir kritis serta berkreasi. Ketua Yayasan Miftahul Ulum Ungaran, Muhammad Faqih Sowaebi juga turut hadir bersama para guru di Yayasan tersebut. Beliau mendukung penuh kegiatan pelatihan pengelolaan kreasi mading dua dimensi ini dengan harapan dapat menghidupkan kembali minat literasi peserta didik yang sudah sangat redup. Kepala sekolah SMP IT Miftahul Ulum Ungaran juga setuju dengan adanya pembaruan mading sehingga dapat meningkatkan minat literasi di sekolahnya yang sudah tiga tahun berhenti melakukan pembaruan mading.