Parkiran FK Unnes Dipuji Mirip Dealer Motor

Semarang– Akhir-akhir ini parkiran motor di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) menjadi viral di media sosial. Sebuah postingan foto dan video yang beredar pada media sosial, yang menarik perhatian masyarakat menunjukkan parkiran motor di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK Unnes) dengan penataan parkir motor yang tampak sangat rapi dan teratur dengan meyesuaikan warna motor. Bahkan banyak yang membandingkan seperti parkiran motor di dealer motor. 

Postingan tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram resmi Fakultas Kedokteran Unnes, @fakultaskedokteran_unnes, pada tanggal 12 September 2024. Foto tersebut memperlihatkan ratusan sepeda motor yang terparkir dengan sangat teratur di area parkir kampus, dengan jarak antar kendaraan yang konsisten dan sejajar tidak saling mengahalangi ataupun menututpi, sehingga menciptakan kesan seperti area parkir di dealer motor.

Postingan tersebut mengundang pujian dari para masyarakat. Banyak yang mengagumi ketertiban dan keteraturan yang tercipta di area parkir kampus yang sering diidentikan dengan kesan acak-acakan. 

“Tinggal dikalungin pricelist aja jadi showroom motor second itu,” tulis salah seorang netizen di kolom komentar. 

Banyak yang mengapresiasi keberhasilan penataan parkir ini karena selain menciptakan kesan rapi, juga memudahkan para mahasiswa dan pengunjung untuk menemukan tempat parkir dengan lebih mudah.

Penataan parkiran yang viral ini tidak lepas dari kerja sama para mahasiswa dan petugas parkir FK Unnes. Menurut keterangan dari juru parkir FK Unnes melalui YouTube JatengNewsTV, Dewo Sujatmiko, mengatakan ide tersebut berawal dari kebiasaanya meihat banyak motor dengan warna dan merk yang sama. Kemudian iseng mengatur motor-motor sesuai warna dan merknya, sehingga berkesan rapi. 

Pujian juga datang dari mahasiswa fakultas lain di Unnes dan kampus lainnya. Banyak yang berharap agar penataan parkir motor tersebut dapat diterapkan di tempat parkir umum lainnya, tidak hanya di kampus, tetapi juga di area-area umum lainnya di Semarang. (Alifia Adhwa P, Teknologi Pendidikan UNNES)