
JEPARA- 41 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Universitas Negeri Semarang (UNNES) Tahun Angkatan 2023 melakukan kunjungan industri ke Antique Furni Craft di Mantingan, Jepara untuk mempelajari industri ukir lokal, Sabtu (12 Oktober 2024). Kunjungan didampingi dosen Dr. Muh Fakhrihun Naam, S.Sn., M.Sn.
Kunjungan bertujuan untuk memberikan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa dalam melihat praktik terapan dari para pelaku industri ukir di daerah tersebut. Kunjungan ini penting bagi mahasiswa PKK Unnes untuk memperdalam pemahaman mereka tentang industri kreatif dan kewirausahaan khususnya di bidang ukir. Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat mempelajari teknik, desain, dan proses produksi ukir dari para ahli di daerah tersebut.
Menurut Muh Fakhrihun, dengan mengunjungi Antique Furni Craft di Mantingan, termasuk studio dan workshop, mahasiswa PKK UNNES memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan para pelaku industri dan mempelajari berbagai aspek dari industri ukir lokal.
Pemilik Antique Furni Craft, Drs Sutarya M.M mengatakan bahwa seni ukir dapat dipelajari secara otodidak, namun keterampilannya harus sering dilatih dan diasah ketrampilan nya. Perlu diketahui, dalam menjalankan bisnisnya, Sutarya dibantu istri, anak, saudara, dan kerabat-kerabatnya.
“Bisnis ukiran ini harus terus dikembangkan agar menjadi bisnis keluarga secara turun-menurun,” ujarnya. Dia berharap, kunjungan dapat memberikan manfaat untuk mahasiswa PKK Unnes dalam memperdalam pemahaman mereka tentang industri kreatif dan kewirausahaan, serta memberikan pengalaman langsung dalam melihat praktik terapan dari para pelaku industri di daerah tersebut. (Diana Pangestu Tuti, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga UNNES)