Semarang- Departemen Sosial Masyarakat (SOSMA) BEM Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Negeri Semarang berhasil menjalankan salah satu program kerjanya yang mereka beri nama “Rumah Inspirasi”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga minggu atau lebih tepatnya selama enam hari di hari Sabtu dan Minggu pada tanggal 26-27 Oktober, 2-3 November, hingga 9-10 November.
Rumah Inspirasi dijalankan dengan mengusung tema “Melangkah Bersama Menyinari Dunia” yang mana kegiatan didalamnya berupa pengabdian masyarakat yang ditujukan guna membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya dan lingkungannya sebagaimana tema acara tersebut untuk dapat berjalan bersama dan menyinari dunia.
Menurut Moh Rindha yang merupakan salah satu Staf Logistik acara tersebut mengungkapkan, “Banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan, ada kerja bakti bersama masyarakat untuk membersihkan jalan, selokan, dan lain-lain. Juga ada sosialisasi mengenai stunting, pembuatan pupuk kompos, ada juga permainan untuk anak-anak, sosialisasi mengenai online shop, selanjutnya ada cek kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat yang datang, dan ada penampilan dari anak-anak di desa itu juga.”
Kegiatan Rumah Inspirasi juga mengundang narasumber-narasumber yang ahli dibidangnya untuk dapat memberikan pemahaman yang sesuai kepada masyarakat sehingga masyarakat mendapat ilmu yang terjamin ke akuratannya.
“Kegiatan di Rumah Inspirasi sangat seru, kita bisa dekat dengan masyarakat hingga mereka cerita panjang lebar, anak-anak yang mengikuti acaranya juga sangat antusias. Harapannya dengan diadakannya Rumah Inspirasi semoga apa yang ingin kami tunjukkan atau ilmu baru yang ingin kami sampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh masyarakat, intinya semoga kegiatan Rumah Inspirasi dapat bermanfaat bagi masyarakat di daerah yang kami sambangi,” ujar Roisy Syahrotul, Staf Logistik
Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan kemampuan-kemampuan yang nantinya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraanya, dengan masyarakat yang berkembang nantinya juga akan membantu negara untuk berkembang. (Muhammad Farid Satyawardana, Teknologi Pendidikan UNNES)