Lulus Cumlaude dengan IPK 3,96 Dosen UNIMOR Bebas Ujian Promosi Doktor

Universitas Timor atau yang bisa dikenal dengan UNIMOR menambah satu lagi dosennya yang bergelar doktor. Pada tanggal 17 Maret 2025, salah satu dosen UNIMOR dinyatakan lulus cumlaude dalam ujian tertutup disertasinya dan dinyatakan bebas mengikuti ujian terbuka promosi doktor dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS). Faizal Arvianto dosen PBSI UNIMOR dinyatakan lulus dari Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia UNS tanpa harus mengikuti ujian terbuka promosi doktor lantaran memenuhi syarat subtitusi sebagaimana diatur dalam Peraturan Rektor UNS tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Program Magister dan Program Doktor. Dalam peraturan rektor tersebut disebutkan bahwa mahasiswa dapat dibebaskan dari ujian terbuka promosi doktor salah satunya dengan cara mempunyai publikasi ilmiah di jurnal internasional yang terindeks scopus quartil 1 (Q1). Jika mahasiswa dapat mencapai capaian tersebut, maka mahasiswa hanya cukup diuji pada tahapan ujian tertutup saja.

Pada disertasinya, Faizal Arvianto menghasilkan 4 luaran sekaligus diantaranya: 2 artikel yang terbit pada 2 jurnal internasional terindeks scopus Q1 yang berbeda, 1 artikel yang terbit pada prosiding internasional bereputai, dan 1 buku referensi ber-ISBN yang terbit pada penerbit yang terafiliasi Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Tak hanya itu, pencapaian nilai akademiknya terbilang cukup memuaskan. Pada akhir studinya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh mencapai 3,96. Hal ini semakin meyakinkan Dekan FKIP UNS selaku ketua penguji dalam ujian tertutup Faizal Arvianto untuk meluluskan ujian tertutupnya tanpa harus melalui ujian terbuka promosi doktor.

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIMOR menuturkan, lulusnya Faizal Arvianto ini dapat menjadi energi baru untuk UNIMOR. Bertambahnya dosen bergelar doktor diharapkan semakin meningkatkan kualitas pembelajaran dan kinerja di fakultas yang ia pimpin. Blasius Atini, S.Pd., M.Sc. sebagai Dekan FKIP UNIMOR berharap apa yang dicapai oleh Faizal Arvianto dapat dicapai oleh dosen FKIP UNIMOR lainnya yang sedang studi lanjut. “Ini tentu baik agar mengangkat nama UNIMOR khususnya FKIP UNIMOR” tuturnya.

FKIP UNIMOR sendiri saat ini sudah memiliki beberapa dosen yang bergelar doktor. Harapannya ke depan semakin banyak dosen FKIP UNIMOR yang bergelar doktor dan semakin baik pula kualitas pelayanan akademik dan nonakademik di FKIP UNIMOR sebagai salah satu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang ada di wilayah perbatasan NKRI dengan Timor Leste.

UNIMOR sebagai PTN yang terletak di wilayah perbatasan terus berupaya meningkatkan kualitasnya agar semakin mendapatkan kepercayaan oleh masyarakat khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagai salah satu PTN di wilayah perbatasan, UNIMOR berkomitmen untuk meberikan pelayanan akademik yang baik, salah satunya dengan terus menambah tenaga pengajarnya yang berkualifikasi doktor. Harapannya UNIMOR dapat menjadi pilihan calon mahasiswa baru yang ingin melanjutkan pendidikannya dengan berbagai pilihan program studi terbaik yang ada di UNIMOR.