Penemuan Sebuah Makam Tua

Pada suatu hari yang sangat cerah pada bulan Januari 2018, ada kejadian  yang mengguncangkan Desa kecil yang berada di Cirebon, Jawa Barat. Seorang warga lokal yang bernama Rusmiyanto tengah sibuk menggali tanah miliknya. Ia ingin membangun pondasi untuk rumah barunya. Namun, tak disangka-sangka cangkulnya membentur sesuatu yang sangat keras dan rasanya berbeda dari tanah biasanya.

Seketika ia membersihkannya, dan terlihat potongan-potongan batu bata yang mempunyai ukuran yang besar dan terlihat batu bata tersebut sangat kuno dan tak lazim jika digunakan dalam pembangunan modern. Rasa penasaran yang sangat besar membuat Rusmiyanto ini terus menggali lebih dalam lagi. Ia menemukan sebuah struktur-struktur batu bata yang tersusun sangat rapih seakan-akan menjadi sebuah bagian dari bangunan yang sudah sangat tua.

Beberapa hari kemudian, ia juga menemukan sebuah lubang bundar yang ternyata itu mulut sumur tua yang sudah tertimbum oleh tanah selama bertahun-tahun.

“Waduh, ini mah emang sumur beneran! Udah ketutup tanah cuma bentuknya masih utuh,” ujarnya

Pak Lurah menanggapi, “Ini kayanya penting loh, Mas. Mending laporin aja ke Dinas Kebudayaan. Barangkali ada situs sejarah di sini.”

Bukan hanya itu saja, di sekitar area tersebut juga masih ditemukan tiga makam dengan posisi dan bentuknya yang mencerminkan ciri khas permakaman masa lampau. Penemuan ini juga langsung menarik warga sekitar dan mulai berdatangan utuk melihat secara langsung.

Berita tentang penemuan ini cepat sekali menyebarnya, sampai-sampai pihak berwenang pun ikut turun tangan, bersama para arkeolog dan juga ahli sejarah untuk melakukan penggalian dan memulai penelitian yang lebih lanjut. Dalam dua minggu berikutnya mereka melakukan penggalian lagi yang diperluaskan. Kembali ditemukan satu sumur lainnya yang juga memiliki sebuah struktur batu bata yang besarnya sama.

Kedua sumur ini diyakini bukanlah sumur biasa, tetapi juga memiliki fungsi khusus dalam sebuah kehidupan masyarakat dahulu. Makam-makam tersebut juga menunjukkan adanya peradaban yang pernah berkembang di kawasan tersebut. Penemuan makam dan juga sumur tua ini memberikan sebuah gambaran tentang kehidupa masyarakat pada masa lalu di Cirebon, yang kemungkinan memiliki sebuah hubungan dengan kerajaan atau peradaban kuno yang ada diwilayah ini.

Setelah penemuan ini, Keraton Kanoman Cirebon ikut berperan dalam mengevaluasi dan juga melestarikan situs ini, dan juga banyak warga yang datang untuk meihat secara langsung di lokasi penemuan.  Ada pendapat bahwa situs tersebut bisa menjadi sebuah bagian dari sejarah penting yang belum banyak diketahui oleh masyarakat-masyarakat umum.

Penemuan itu menjadikan sebuah bukti betapa kayanya dan beragamnya sejarah yang ada di tanah Cirebon ini, serta pentingnya upaya yang melestarikan sebuah warisan budaya agar kita bisa lebih menghargai dan dipelajari oleh generasi-generasi yang akan datang.(*)

Oleh Aulya Rossyana Ningrum