Mahasiswa KKN Unnes Gelar Sosialisasi Antinarkoba dan Kenakalan Remaja

Temanggung, 2 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali mengadakan sosialisasi bertajuk “Pemuda Bebas Narkoba dan Perilaku Negatif Remaja” di Desa Gandulan, Kabupaten Temanggung. Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang desa Gandulan yang diketuai oleh Dyas Aulia Darmawan, bersama dengan Fifi Prasetyo Sari, Yona Rahmawati, Liza Rizqi Amalia, Iqbal Aulianda, Mochammad Miftahudin, Avika Khasma Auliyati, Alfina Muzdalifah, Tina Riyana, Herlambang Bima Setya, Fauziah Mega Maharani, dan Arini Aulia Sajdah yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Rossi Galih Kesuma, M.Pd., melakukan kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata mereka dalam memberikan pemahaman yang lebih mendalam sekaligus memperkuat kesadaran para remaja mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung generasi muda di Desa Gandulan.

Penyalahgunaan narkoba dan perilaku kenakalan remaja kini menjadi persoalan penting yang tengah dihadapi oleh masyarakat luas. Data terbaru mengindikasikan adanya kenaikan signifikan dalam jumlah remaja yang terlibat dalam penggunaan narkoba serta tindakan kenakalan yang mengkhawatirkan. Kondisi ini tidak hanya memberikan dampak negatif bagi individu tersebut, tetapi juga berimbas pada keluarga dan tatanan sosial di sekitarnya.

Acara sosialisasi yang diselenggarakan di Balai Desa Gandulan ini dihadiri oleh sebanyak 22 remaja sebagai perwakilan dari setiap dusun di desa setempat. Selain itu, pada kesempatan tersebut juga turut hadir Ibu Bidan desa bersama beberapa kader posyandu yang memberikan dukungan dan pemaparan tambahan guna memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di lingkungan desa Gandulan.

Kegiatan sosialisasi yang berjudul “Sosialisasi Anti Narkoba dan Kenakalan Remaja” ini dilangsungkan di Aula Balai Desa Gandulan. Kegiatan sosialisasi ini dimulai dengan pembukaan oleh Ibu Bidan setempat. Menurut Bidan Desa Gandulan, yang juga hadir sebagai pembicara pembuka, kasus bullying saat ini marak terjadi, baik secara langsung maupun melalui media digital seperti TikTok dan WhatsApp. “Kita semua harus terlibat dalam mengawasi anak-anak dan memberikan dukungan emosional agar terhindar dari perilaku menyimpang,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa KKN, menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba dan perilaku menyimpang seperti tawuran, bullying, dan pergaulan bebas menjadi ancaman serius bagi perkembangan generasi muda. “Penyalahgunaan narkoba bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga bisa menghancurkan masa depan remaja. Sedangkan kenakalan remaja dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sosial,” jelasnya.

Materi sosialisasi membahas pengertian dan jenis-jenis narkoba seperti sabu-sabu, ganja, heroin, serta bahaya yang ditimbulkannya, termasuk kerusakan organ tubuh, gangguan mental, kecanduan, bahkan risiko kematian. Selain itu, disoroti pula berbagai bentuk kenakalan remaja yang sering terjadi, seperti balap liar, pencurian, tawuran, serta penyalahgunaan media sosial untuk bullying.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan diskusi interaktif dan ajakan bersama untuk membentuk komunitas remaja peduli narkoba di Desa Gandulan. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta dan pihak pendukung yang hadir, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN UNNES dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.