Mahasiswa UNNES Ciptakan Inovasi Pembelajaran Teks Puisi Rakyat melalui Modul Ajar Bahasa Indonesia dengan Sentuhan Deep Learning

Semarang, 21 Agustus 2025 – Inovasi pendidikan kembali hadir dari Universitas Negeri Semarang (UNNES). Feny Amanda Primasari (2101422009), seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, berhasil menciptakan produk pembelajaran berupa “Modul Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Deep Learning untuk Fase D Kelas VII/Semester 1 Materi Menyimak Teks Puisi Rakyat.”

Karya inovatif tersebut disusun oleh Feny selama mengikuti program UNNES Lantip 5 yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Semarang. Proses penyusunan modul ajar tersebut berlangsung sejak 25 Juli hingga 12 Agustus 2025 dengan segala bantuan dan arahan dari Dr. Wagiran, M.Hum., selaku Dosen Pembimbing Feny selama program Lantip berlangsung. Setelah final, modul ajar tersebut diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar pada 14–21 Agustus 2025 di kelas 7F dan 7G.

“Penyusunan modul ajar Bahasa Indonesia berbasis deep learning ini cukup menguras energi. Saya harus bolak-balik riset dan revisi demi bisa menciptakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tiga prinsip deep learning, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning,” ujar Feny.

Produk modul ajar Bahasa Indonesia berbasis deep learning ini dirancang untuk mempermudah siswa dalam memahami materi menyimak teks puisi rakyat dengan pendekatan yang lebih interaktif dan sesuai dengan tiga prinsip deep learning, yaitu Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning.

Kepala SMP Negeri 3 Semarang, Drs. Mohamad Hadi Utomo, M.Pd., beserta guru pamong mata pelajaran Bahasa Indonesia, Ibu Eny Sri Rejeki, S.Pd., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya tersebut, melalui penandatanganan sertifikat dan surat pengakuan karya sebagai bentuk hasil jeri payah yang sudah dilakukan oleh Feny. Mereka menilai modul ajar yang dikembangkan Feny tidak hanya memperkaya strategi pembelajaran, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memaknai teks puisi rakyat secara lebih mendalam.

Kehadiran modul ajar Bahasa Indonesia berbasis deep learning karya Feny Amanda Primasari ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UNNES dalam menjawab kebutuhan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada masa depan.