Demo Berujung Tragis : Kisah Menyedihkan Ojol

Permasalahan yang terjadi di Indonesia pada beberapa pekan lalu yaitu kematian seorang ojol secara tragis. Kejadian tersebut menimbulkan demo besar-besaran di Polda setiap daerah, karena terdapat 7 anggota Brimob yang melindas salah satu ojol hingga tewas.

Argumen 1 : Kejamnya Para Brimob Kepada Rakyat Sipil

Ditengah keramaian pendemo berada di sekitar mobil Brimob, pelaku merasa khawatir jika mereka tidak menancap gas mobilnya, maka mereka akan mati dalam mobil itu bersama rekan kerjanya oleh pendemo yang berada di tempat kejadian. Brimo tetap memilih untuk menancap gas mobilnya. Brimob mengetahui terdapat salah satu ojol yang di dekat mobil mereka. Namun, Brimob tersebut sangat kejam, sehingga mereka tetap menabrak ojol tersebut hingga kritis.

Argumen 2 : Meninggalnya Ojol Sangat Menyedihkan

Korban saat dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis, tetapi setibanya di rumah sakit korban telah meninggal dunia. Korban merupakan seorang tulang punggung keluarganya, ia membantu menafkahi keluarganya dari uang hasil kerjanya dan juga membayar uang kuliahnya sendiri tanpa meminta uang kepada kedua orang tua almarhum.

Argumen 3 : Sanksi yang Berat Untuk Brimob

Setelah kejadian berlalu, para pelaku yang menabrak almarhum mendapat sanksi yang berat. Sanksi tersebut berupa pemberhatian secara tidak hormat oleh Ketua POLRI Indonesia kepada 7 anggota Brimob yang menabrak ojol tersebut.

Nama : Syifa Dwiandini

Nim : 2502020013

Rombel : 1