
Semarang, 17 Oktober 2025 — Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Chessa Lavina Dibuana, mahasiswa Fakultas Kedokteran Program Studi Farmasi Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam Unnes Giat 13 Desa Bonomerto, Kabupaten Semarang, menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Pencegahan Stunting pada Ibu dan Anak serta Perencanaan Keluarga”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (17/10/2025) ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Bonomerto, khususnya dari Dusun Mesu, dengan antusiasme tinggi. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama para ibu, tentang pentingnya gizi seimbang dan perencanaan keluarga sebagai upaya menekan angka stunting di lingkungan pedesaan.
Dalam pemaparannya, Chessa menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah kekurangan gizi, melainkan juga berkaitan dengan pola asuh, sanitasi, dan perencanaan keluarga yang kurang optimal. “Stunting bisa dicegah jika calon ibu dan anak mendapatkan asupan gizi yang baik sejak masa kehamilan. Selain itu, perencanaan keluarga yang matang juga berperan penting dalam menjaga kualitas tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif mengenai menu sehat bagi ibu hamil dan balita, pentingnya konsumsi tablet tambah darah, serta cara mengakses layanan KB di desa. Ibu-ibu PKK tampak aktif bertanya dan berbagi pengalaman seputar pola makan keluarga sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unnes Giat 13 berharap masyarakat Desa Bonomerto semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini. Upaya sederhana seperti menjaga pola makan, memperhatikan kebersihan lingkungan, dan melakukan perencanaan keluarga diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah stunting di tingkat desa.