BANJIR DAN TANGGUNG JAWAB MANUSIA

Opini/Artikel Populer

Banjir bukan hanya sekadar fenomena alam yang terjadi karena tingginya curah hujan, tetapi juga merupakan cerminan hubungan manusia dengan lingkungannya. Banyak orang masih menganggap banjir sebagai takdir yang tak bisa dihindari. Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, banjir lebih sering menjadi akibat dari ulah manusia yang lalai menjaga keseimbangan alam.

Salah satu penyebab utama banjir yaitu alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Ketika ruang-ruang terbuka hijau diahlifungsikan sebagai daerah resapan air yang samakin menyempit karena berubah menjadi kawasan industri, permukiman, atau pusat perdagangan. Ketika hujan deras turun, air tidak lagi terserap ke dalam tanah, melainkan langsung mengalir ke sungai dan memperbesar risiko luapan.

Selain itu, system drainase perkantoran yang buruk turut memperparah kondisi. Banyak saluran air yang tersumbat oleh sampah akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan menjadi pemicu kecil namun berdampak besar terhadap banjir.

Pemerintah memang memiliki tanggung jawab besar dalam menata kota dan mengendalikan tata ruang, tetapi masyarakat juga memegang peranan penting. Kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta ikut partisipasi dalam penghijauan harus ditingkatkan. Tanpa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, banjir akan terus menjadi “langganan” bencana setiap musim hujan.

Banjir seharusnya tidak hanya dipandang sebagai bencana, melainkan juga sebagai peringatan bagi manusia agar lebih bijak dalam menjaga alam. Jika pola pikir dan perilaku tidak berubah, maka kerugian materi, kerusakan infrastruktur, hingga korban jiwa akibat banjir akan terus berulang.

Daftar Pustaka

Hardjowigeno, S., & Widiatmaka. (2007). Evaluasi Lahan dan Perencanaan Tata Guna Lahan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Maryono, A. (2017). Pengelolaan Banjir Berbasis Ekosistem. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nugroho, S. P. (2011). “Penanggulangan Banjir di Indonesia: Permasalahan dan Solusi.” Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi, 2(1), 1–10.

Ward, P. J., et al. (2013). “Flood risk in Jakarta: Drivers, impacts and response.” Natural Hazards, 70(1), 677 – 720

Kevin Akbar Adiguna