Mahasiswa Unnes Giat 13 Dorong Minat Literasi Siswa MI Al Islam Bonomerto Lewat Pelatihan Penulisan Karya Sastra Sederhana

Semarang, 29 Oktober 2025 — Dalam rangka menumbuhkan budaya literasi sejak dini, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang tergabung dalam Unnes Giat 13 Desa Bonomerto, Kabupaten Semarang, menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Peningkatan Literasi melalui Pelatihan Penulisan Karya Sastra Sederhana” di MI Al Islam Bonomerto.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat pertemuan, yakni pada tanggal 16, 17, 27, dan 29 Oktober 2025, sesuai arahan Kepala MI Al Islam Bonomerto, Muh. Rokhim, S.Pd., SD. Program ini diinisiasi oleh Zidna Fitriana, mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, bersama Muhammad Roghib Sirojiddin dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Pelatihan ini bertujuan memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan gagasan dan imajinasinya melalui karya sastra sederhana berupa cerpen. Melalui pendekatan yang menyenangkan, para mahasiswa mengajak peserta untuk belajar menulis dengan tahapan kreatif—mulai dari menemukan ide, merangkai alur cerita, hingga mempercantik bahasa.

“Anak-anak punya banyak cerita dari pengalaman sehari-hari yang menarik. Tugas kami adalah membantu mereka menuangkannya dalam bentuk tulisan yang bermakna,” ujar Zidna Fitriana.

Selain pelatihan menulis, kegiatan ini juga memberikan materi panduan literasi kepada guru-guru MI agar pelatihan serupa dapat terus dilanjutkan secara mandiri. Sebagai output kegiatan, mahasiswa Unnes Giat 13 berhasil menyusun dua produk literasi, yaitu “Buku Panduan Sosialisasi Literasi” dan antologi cerpen berjudul Langit Kata yang berisi kumpulan karya siswa MI Al Islam Bonomerto.

Muh. Rokhim, S.Pd., SD., selaku Kepala MI Al Islam Bonomerto, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa pelatihan ini tidak hanya mengasah kemampuan menulis siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan cinta terhadap bahasa Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Unnes yang telah berbagi ilmu dan semangat literasi. Anak-anak terlihat antusias dan mulai berani menulis cerita mereka sendiri,” ungkapnya.

Program ini menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi dapat tumbuh dari sekolah dasar, ketika pendidikan dan kreativitas berpadu dalam suasana belajar yang menyenangkan. Melalui karya-karya kecil mereka, anak-anak MI Al Islam Bonomerto telah membuktikan bahwa setiap kata yang lahir dari imajinasi memiliki kekuatan untuk menginspirasi.