24 Mei 2025 12:48 WIB
Labuan Bajo telah menjadi primadona pariwisata di timur Indonesia, dengan popularitas yang meningkat pasca-KTT G20 dan ASEAN 2022. Salah satu daya tarik utamanya adalah kegiatan island hopping atau wisata antarpulau.
Mendaki di Pulau Padar,Keindahan Alam yang Menawan
Salah satu tujuan utama dalam island hopping adalah Pulau Padar. Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit dari Labuan Bajo, pulau Padar terkenal dengan pemandangannya yang spektakuler, termasuk panorama yang terabadikan di uang kertas lima puluh ribu. Mendaki di Pulau Padar menjadi aktivitas favorit, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sembari mengumpulkan energi untuk mencapai puncak di bukit.
Bertemu dengan Komodo di Pulau Loh Liang
Perjalanan berlanjut ke Pulau Loh Liang, yang menjadi habitat utama adalah komodo. Di sini, wisatawan melakukan pendakian yang dipandu oleh pemandu lokal untuk melihat hewan purba ini secara langsung di alam liar dari jarak yang aman.
Berenang hingga menyelam di Pink Beach
Tujuan terakhir adalah Pink Beach, yang terkenal karena pasirnya yang berwarna merah muda. Pantai ini menjadi lokasi populer untuk berenang dan menyelam berkat keindahan bawah lautnya. Kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Eropa dan Asia, terus meningkat. Hal ini didukung oleh dibukanya Bandara Internasional Labuan Bajo dan kesuksesan acara internasional, yang berpotensi menjadikan Labuan Bajo tujuan wisata utama setelah Bali.
Ketika Anak Pantai Ketemu River Tubing
– Selasa, 17 Januari 2023 | 09:12 WIB
Sungai Alut di Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, yang sebelumnya merupakan lokasi tersembunyi, seketika menjadi destinasi wisata populer berkat media sosial. Foto-foto pengunjung sedang menikmati kejernihan air sungai dengan ban karet (ring buoy) yang menarik kedatangan banyak wisatawan, terutama dari kota terdekat, Batulicin, yang dapat ditempuh hanya dalam waktu satu jam perjalanan.
Tempat ini menciptakan peluang ekonomi baru. Seorang warga Loksado bernama Hasan berhasil memperoleh keuntungan dari idenya dengan menyewakan ban karet (ring buoy) untuk river tubing. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain, Alfian Cemple, yang berencana membuka usaha di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, melalui Kepala Dinas Budporapar, mendukung pengembangan Sungai Alut sebagai obyek wisata. Mereka menyarankan agar pengelolaannya dilakukan oleh pihak desa setempat. Namun, ada syarat dimana pihak desa harus bekerja sama dengan perusahaan swasta yang memiliki hak konsesi atas lahan tersebut.
Jika kerja sama ini terjalin dan pengelolaannya berjalan baik, pemerintah siap mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk menetapkannya sebagai Desa Wisata. Berita ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya arus deras saat debit air sungai naik akibat hujan lebat.
Pulau Sumba harapan baru pariwisata NTT
Minggu, 18 Maret 2018 17:12 WIB
Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu, menyatakan bahwa Pulau Sumba adalah harapan baru destinasi wisata unggulan selain Labuan Bajo. Riset menunjukkan wisatawan mulai beralih ke Sumba setelah Labuan Bajo.
Terindah di Dunia
Pulau Sumba dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia oleh Majalah Focus terbitan Jerman, yang diyakini akan meningkatkan antusiasme wisatawan mancanegara. Selain itu, Taman Nasional Matalawa di Sumba ditetapkan sebagai important bird area oleh Lembaga International Bird Life. Tak jarang, tempat ini dijadikan lokasi syuting film nasional seperti Pendekar Tongkat Emas dan Susah Sinyal.
Pengakuan dan Penghargaan
Pariwisata Sumba mulai unjuk gigi dengan berbagai penghargaan, seperti Pantai Tarimbang yang meraih medali perunggu pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017. Selain itu, Nihi Sumba Island (Nihiwatu) di Sumba Barat mendapat penghargaan sebagai Hotel Terbaik di dunia versi majalah Travel+Leisure. Resor ini juga menyerap tenaga kerja lokal dan aktif dalam pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah provinsi dan kabupaten terus memperkuat branding pariwisata Sumba dengan menonjolkan kekayaan budaya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar parade 1001 kuda Sandelwood yang dipadukan dengan festival tenun ikat. Kedua acara ini sudah masuk dalam kalender 100 top event pariwisata nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata. Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, menyatakan bahwa budaya Pasola dan kuda Sandelwood yang tangguh adalah produk budaya kuat yang dimiliki Sumba.
Sumber:
KumparanNews. (2025, Mei 2). “Menikmati Island Hopping, Kegiatan Favorit Wisatawan di Labuan Bajo,” kumparan.com. Diakses dari https://kumparan.com/kumparannews/menikmati-island-hopping-kegiatan-favorit-wisatawan-di-labuan-bajo-2588gdyVol9/1
Muhammad Helmi. (2025, Oktober 16). “Ketika Anak Pantai Ketemu River Tubing,” https://www.google.com/search?q=radarbanjarmasin.jawapos.com. Diakses dari https://radarbanjarmasin.jawapos.com/feature/1973153876/ketika-anak-pantai-ketemu-river-tubing
Antarantt. (2025, April 19). “Feature – Pulau Sumba Harapan Baru Pariwisata NTT,” kupang.antaranews.com. Diakses dari https://kupang.antaranews.com/berita/6224/feature–pulau-sumba-harapan-baru-pariwisata-ntt
Nama : Sintya Nabilatrisna
NIM : 2502020151
Rombel : 5 (Lima)
Mata Kuliah : Dasar – Dasar Sintaksis
Dosen Pengampu : Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd., M.Pd.
Jenis tugas : Berita santai (Feature)
Kelompok : 11 (Sebelas)