Mahasiswa Kewirausahaan Universitas Negeri Semarang Harus Melek Keuangan

Literasi keuangan menjadi hal yang ikhwal, khususnya bagi setiap orang yang memiliki usaha tak terkecuali tim kewirausahaan dari mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Dengan meleknya mahasiswa terkait literasi keuangan, maka usaha akan terkontrol dengan baik dan mendapat kepercayaan diri dari lembaga pembiayaan.

Pentingnya melek keuangan menjadikan tim pengabdian Universitas Negeri Semarang yang Dr. Rina Rachmawati, M.M., Prof. Dr. Nanik Wijayati, M.Si., dan Adi Satrio Ardiansyah, S.Pd., M.Pd. yang dibantu oleh Pengurus HIPMI Universitas Negeri Semarang, yaitu Adi Wahyu Arifin, Kayla Wijaya, dan Khoirul Achmad secara intensif melakukan pendampingan kepada tim kewirausahaan mahasiswa terkait Literasi Keuangan. Salah satu kegiatan pendampingan telah berlangsung secara luring pada Selasa, 26 September 2023 di Ruang 405 Gedung H Rektorat Universitas Negeri Semarang dengan mengundang pakar yang terdiri dari Ronald Healtha Dedi Satria (Cofounder Batikania) dan Rachmad Subagyo (Cofounder Yatra).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nanik Wijayati, M.M. selaku perwakilan tim pengabdian menyampaikan bahwa untuk menjalankan usaha dengan baik, mahasiswa perlu melek keuangan. “Melek keuangan itu tidak hanya bisa membuat kas keuangan, namun perlu mencermati beberapa hal seperti Financial Knowledge, Financial Attitudes, dan Financial Behaviour” ujar Nanik Wijayati. Pak Yoyok (Rachmad Subagyo) juga menambahkan bahwa pengelolaan keuangan itu cukup rumit sehingga perlu dicermati dengan baik. “Banyak hal yang perlu diperhatikan, mulai dari Profit, Case Flow, Deviden, dan yang paling penting Gaji untuk Owner” ujar Yoyok.

Antusias dari mahasiswa juga terlihat dari banyaknya mahasiswa yang hadir dan banyaknya mahasiswa yang berdiskusi dengan pemateri saat kegiatan berlangsung. Salah satu mahasiswa dari Prodi Pendidikan Tata Busana menyebutkan bahwa mahasiswa secara pilar wirausaha wajib melek keuangan. “Pengetahuan yang sangat menarik dan membuka mata kami terkait bagaimana mengatur keuangan dan hal-hal yang di luar dugaan kami” ujar Putri Indah.

Secara keseluruhan, tim pengabdi berharap Tenant Usaha Mahasiswa Universitas Negeri Semarang dapat menuju kecermelangan ekonomi sesuai dengan visi Universitas Negeri Semarang untuk menjadi universitas bereputasi dunia, pelopor kecemerlangan pendidikan yang berwawasan konservasi membangun pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

Pembukaan Kegiatan
Pemaparan Materi 1 oleh Pak Ronald
Pemaparan Materi 2 oleh Pak Yoyok

Leave a Reply