
Ambarawa- Himpunan Mahasiswa Kurikulum dan Teknologi Pendidikan (HIMA KTP) Universitas Negeri Semarang (UNNES) sukses menggelar kegiatan School Camping Teknologi Pendidikan (SCTP). Acara berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 13 September 2024 hingga 15 September 2024 di Asrama Yon Zipur 4/TK Banyubiru, Ambarawa, Jawa Tengah. Kegiatan bertujuan untuk mempererat silaturahmi yang hangat di antara mahasiswa baru Prodi Teknologi Pendidikan dengan dosen, alumni, serta kakak tingkat.
Kegiatan SCTP ini adalah kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh HIMA KTP pada setiap awal semester 1 bagi mahasiswa baru Prodi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan. Selain untuk bersilaturahmi, kegiatan juga diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa baru dalam beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan dan kehidupan berorganisasi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak untuk mengikuti berbagai rangkaian acara menarik, seperti tracking menyelesaikan game yang ada di setiap pos, diskusi kelompok untuk menyelesaikan teka-teki, dan penampilan bakat. Selain itu, para peserta juga mendapatkan materi tentang pengenalan organisasi, etika berorganisasi, dan pengembangan diri.
Apriska Rizki Adi Saputra, ketua pelaksana kegiatan SCTP 2024, mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua peserta. ”Saya menaruh harapan yang besar pada kegiatan ini agar dapat memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta. Semoga dengan acara ini silaturahmi yang terjalin antara mahasiswa baru dengan dosen serta kakak tingkat dapat terus terjaga dan menjadi motivasi untuk bersama-sama membuat Prodi Kurikulum dan Teknologi Pendidikan lebih maju ke depannya,” ujarnya.
Salah satu peserta kegiatan SCTP 2024, Davin Haqqi Basari mengaku sangat senang mengikuti serangkaian kegiatan ini. “Saya sebagai peserta pastinya merasa sangat senang. Tentu saja kegiatan SCTP ini berperan penting dalam mengembangkan relasi bagi mahasiswa baru Prodi Teknologi Pendidikan. Untuk saya pribadi kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kekompakan, kebersamaan, dan kekeluargaan bagi mahasiswa baru teknologi pendidikan karena acara dan kegiatan yang disusun sedemikian rupa oleh panitia sehingga berhasil menciptakan sebuah kenangan yang berharga dan pastinya sulit untuk dilupakan oleh para peserta lainnya. relasi dengan kakak tingkat, alumni bahkan dosen sekalipun bisa terbangun melalui kegiatan ini. Intinya, kegiatan ini sangat berharga bagi saya pribadi karena memberikan memori yang membekas bagi saya dan sangat sulit untuk dilupakan,” ungkapnya. (Lita Kusuma Ningrum, Teknologi Pendidikan UNNES)