Tugas Banyak Oke, Kesehatan Mental Tetap Oke

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan yang wajib diperhatikan. Hal itu dikarenakan kesehatan mental yang terganggu dapat menghambat kegiatan seseorang. Biasanya Kesehatan mental seseorang itu terganggu karena ada tekanan yang berlebihan.

Apa sih kesehatan mental itu? Kesehatan mental itu adalah kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan,serta mampu memberikan konstribusi kepada komunitasnya.

Kesehatan mental sering menjadi pembicaraan banyak orang terutama di kalangan mahasiswa Banyak mahasiswa mengeluhkan tugas yang bertumpuk sehingga sering kali mereka merasa stres. Tugas-tugas tersebut seakan-akan berjatuhan setiap harinya di pertemuan di mata kuliah yang berbeda-beda. Tugas yang diberikan itu seolah-olah tidak habis-habis dan justru bertambah. Banyak sekali mahasiswa yang memikirkan tugas tersebut tapi karena sudah sangat menumpuk seakan-akan mereka tidak mampu mengerjakan satu pun.

Sebenarnya jika tugas itu dikerjakan satu per satu maka itu akan mengurangi jumlah tugas yang ada. Tapi siapa tidak stres jika tugas satu belum selesai sudah bertambah lagi?

Ya, semua pasti akan mengeluh. Banyak mahasiswa yang menunda mengerjakan tugas dan ketika sudah jatuh tempo penggumpulan barulah mereka mengerjakan tugas-tugas itu sampai larut malam yang tenggatnya tinggal beberapa jam lagi. Mereka menyadari bahwa menggerjakan mepet tenggat itu tidak maksimal dan hasilnya tidak sebagus jika dikerjakan dari jauh-jauh hari. Tapi itu sering diulang kembali

Itu semua pasti ada sebabnya. Ada memang mahasiswa yang malas dan suka berleha-leha. Tapi ada mahasiswa yang sibuk karena ada kegiatan di luar jam kuliah seperti ikut organisasi dan lainya. Selain itu, apakah dosen bisa tidak memberikan tugas? Menurut pendapat saya itu bisa saja. Tetapi di sisi lain dosen memberikan tugas karena tuntutan belajar ataupun target, yang memang seharusnya diberikan kepada mahasiswa. Akan tetapi ada juga dosen yang jarang memberikan tugas dan hanya saja menjelaskan, dan inilah yang disukai oleh kebanyakan mahasiswa.

Sering beredar mahasiswa bunuh diri ,dan kebanyakan itu mahasiswa semester atas. Tapi tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut disebabkan karena tugas kuliah yang sangat banyak dan semakin sulit. Itu adalah salah satu faktornya, meskipun bisa pula dari faktor lain. Bunuh diri bisa terjadi karena kesehatan mentalnya sedang terganggu pula.

Lalu bagaimana cara menjaga kesehatan mental untuk mengatasi tugas yang menumpuk? Pertama, atur prioritas. Untuk mencegah terjadinya penumpukan tugas maka setiap tugas yang diberikan itu langsung dikerjakan, tidak harus selesai pada waktu itu juga tetapi lebih baik mencicil terlebih dahulu. Atau jika sudah telanjur menumpuk, buat daftar tugas yang harus dikerjakan. Urutkan tanggal dan waktu tenggatnya, lalu kerjakan dahulu yang mendesak. Untk mengatasi kelelahan maka gunakan teknik pomodoro, yaitu misalnya seperti 30 menit belajar, 10 menit istirahat. Tapi perlu diingat, waktu istirahat tidak digunakan untuk bermain ponsel atau bermedia sosial.

Kedua, menjaga pola tidur. Meskipun tugas menumpuk setelah melakukan cara nomor 1 di atas, perlu diingat untuk kita tetap menjaga pola tidur kita agar tidak memperburuk stres. Sebisa mungkin untuk tidur cukup. Jangan sampai begadang berlarut-larut setiap harinya. Boleh sesekali begadang tetapi jangan lakukan ini sering-sering karena dapat menurunkan konsentrasi.

Selain itu olahraga juga diperlukan. Menurut para pakar kesehatan, olahraga dapat menguranggi stres, lalu membuat hati menjadi lebih bahagia, dan membuat tubuh menjadi sehat tentunya. Jika lelah dalam mengerjakan tugas istirahan dan lakukanlah peregangan tubuh.

Terakhir, selalu berpikir positif. Pikiran kita akan membawa pengaruh dalam hidup dan kesehatan mental seseorang. Karena itu, sebisa mungkin selalu berpikir positif. Berpikirlah bahwa kita bisa mengerjakan tugas-tugas itu hingga tuntas. Hindarilah pikiran negatif bahwa kita tidak bisa mengerjakan itu semua.

Menghadapi tekanan tugas yang menumpuk memang tidak semudah berkata-kata tetapi jika kita memiliki niat dan mempunyai strategi yang baik maka semua itu akan mudah dijalani. Kita perlu menjaga kesehatan mental kita agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. (*)

Oleh Dyah Ayu Sitoresmi (Ilmu Hukum UNNES)