Pentingnya Kesehatan Mental bagi Generasi Z di Era Digital

Kesehatan mental merupakan aspek yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan terutama bagi generasi muda termasuk generasi Z. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association (APA), tingkat stres yang dialami oleh generasi Z lebih tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Mereka juga lebih rentan mengalami gangguan mental seperti gejala depresiangguan bipolar, kecemasan, dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sekitar 45% dari generasi Z memiliki kesehatan mental yang baik. Kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara kehidupan digital dan kesehatan mental telah mendorong generasi Z untuk lebih peduli dalam menjaga kesehatan mereka, menjadikan kesehatan mental sebagai prioritas utama. Generasi Z tumbuh dalam era di mana media sosial mwndominasi interaksi dan komunikasi. Memamerkan gambar-gambar yang telah diedit dan gaya hidup yang tampak sempurna dari orang lain dapat memicu perasaan tidak berharga dan mengurangi rasa percaya diri. Banyak dari mereka mengalami kekurangan keterlibatan sosial dan dukungan emosional yang diperlukan untuk mengatasi stress. Ketergantungan terhadap teknologi sering kali mengurangi interaksi sosial secara langsung, dan kesibukan yang tinggi dapat menghambat waktu untuk menjalin hubungan emosional.

Beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab gangguan kesehatan mental antara lain:

  1. Faktor genetik: riwayat keluarga yang memiliki gangguan mental dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah serupa.
  2. Kekerasan dalam rumah tangga atau bentuk pelecehan lainnya: pengalaman traumatis dapat meninggalkan dampak jangka panjang pada kesehatan mental individu.
  3. Kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat: kehilangan orang tercinta dapat menyebabkan rasa duka yang mendalam dan berkelanjutan.
  4. Stres jangka panjang: tekanan yang berkepanjangan, baik dari lingkungan sekolah maupun sosial dapat memicu gangguan mental.
  5. Bullying: baik secara fisik maupun emosional, bullying dapat meninggalkan bekas yang mendalam pada kesehatan mental individu.

Berikut adalah beberapa ciri gangguan kesehatan mental yang sering dialami generasi Z.

  1. Perubahan pola makan: gangguan makan seperti kebiasaan makan yang tidak sehat sering terjadi pada generasi Z. Mereka mungkin merasa ter tekan untuk memiliki bentuk tubuh yang ideal sesuai dengan standar  kecantikan yang ditetapkan oleh media.
  2. Gangguan tidur: kecanduan media sosial dapat mengganggu pola tidur generasi Z. Akibatnya, mereka sering mengalami kurang tidur, yang tentunya berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.
  3. Perubahan suasana hati (Mood Swing): gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang tidak stabil. Hal ini dapat berdampak pada perilaku agresif dan kecenderungan untuk menarik diri dari lingkungan sosial.

Berikut juga ada beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental generasi Z yaitu dengan mengurangi atau menghetikan penggunaan gadget untuk sementara waktu, Lalu yang kedua dengan memilih konten dengan bijak dan layak untuk ditonton, ketiga dengan mengedukasi diri tentang kesehatan mental dengan mempelajari lebih lanjut tentang kesehatan mental dan bagaimana faktor-faktor digital dapat mempengaruhinya. 

Penulis : Muhammad Novan Maulana, Herlina Novita Sari, Meca Chelsillia Ayunindar Putri, Zidan Muhammad Zamzami, Muhammad Rakha Jidane Setiawan.