Mahasiswa PPG UNNES Selenggarakan Projek Kepemimpinan Bertema Literasi  Bersama Komunitas Satoe Atap Semarang

Semarang – Mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 2 Tahun 2024 Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan projek kepemimpinan dengan tema “Pemberdayaan Komunitas Satoe Atap Semarang dalam Peningkatan Budaya Literasi dengan Menggunakan Teks Dongeng dan Media Big Book”. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan meningkatkan literasi Adik-adik Komunitas Satoe Atap, melalui pendekatan yang menarik dan interaktif.

Kegiatan ini di bimbing oleh Bapak Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, M.Pd. Dan adapun ketua projek kepemimpinannya adalah Nauval Ardiyan Aulia yang beranggotakan Octaviana Wahyu Indriani, Rizal Muhaimin, Selviana Putri, Silvia Saifatul Husnia, Siti Lutfiah, Sinta Agustin Saputri dan Syafiatul Ufiyah.

Acara ini berlangsung di Komunitas Satoe Atap Semarang yang beralamat di Jl. Seroja Barat No.1, Karangkidul, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50136, sebuah komunitas sosial yang berfokus pada pendidikan anak-anak Prasejaktera. Rangkaian Kegiatan Ini dilaksanakan pada hari Selasa Tanggal 4 Maret 2025 dengan kegiatan pelatihan dan pada Hari Selasa tanggal 11 Maret 2025 merupakan kegiatan pendampingan terhadap komunitas Satoe Atap untuk mengajarkan dongeng “Kuda Berkulit Harimau” dengan media Big Book kepada Adik-adik Satoe Atap.

Projek Kepemimpinan diawali dengan kegiatan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pendidik dan relawan komunitas Satoe Atap Semarang mengenai cara efektif dalam membacakan dongeng menggunakan Big Book, sebuah media pembelajaran yang berukuran besar untuk menarik perhatian anak-anak. Selain itu, anak-anak juga diajak berpartisipasi dalam sesi menuliskan dongeng kembali yang berjudul “Kuda Berkulit Harimau” untuk dijadikan Majalah Dinding (Mading) dalam rangka meningkatkan daya imajinasi dan kemampuan berbahasa mereka.

Salah satu mahasiswa PPG UNNES Siti Lutfiah, mengungkapkan bahwa pendekatan melalui teks dongeng dan media Big Book dapat membantu anak-anak memahami isi bacaan dengan lebih baik. “Melalui cerita yang menarik dan visual yang besar, anak-anak lebih antusias dalam membaca dan mendengarkan cerita. Ini menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan budaya literasi sejak dini,” ujarnya.

Pengurus Komunitas Satoe Atap Semarang juga menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mendukung perkembangan literasi bagi Adik-adik Satoe Atap. Kak Aninda Sastranita Y. selaku Humas mengatakan “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi dari mahasiswa PPG UNNES. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu kami dalam memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di komunitas ini,”

Kegiatan selanjutnya sesi kuis yaitu pertanyaan yang diajukan kepada Adik-adik Satoe Atap berkaitan dengan Dongeng “Kuda Berkulit Harimau” dan ada penyerahan door prize kepada adik-adik Satoe Atap serta pemberian kenang-kenangan bagi Pengurus Satoe Atap. Sesi Terakhir yaitu evaluasi pengajaran mengenai perkembangan dan keberlanjutan dalam meningkatkan literasi. Mahasiswa PPG UNNES berharap bahwa inisiatif ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang dan menjadi inspirasi bagi komunitas Satoe Atap Semarang untuk terus mengembangkan program literasi yang inovatif dan menyenangkan.