Di sebuah daerah di kabupaten Pemalang terdapat sebuah desa Bernama desa pamutih, yang terletak di Kecamatan Ulujami. Nama Pamutih berasal dari kata pa dan mutih yang bermakna puasa mutih. Puasa mutih merupakan praktik dimana seseorang “berpuasa” hanya mengonsumsi makan sesuatu yang tidak banyak diolah atau ditambahkan bumbu dan hanya meminum air putih. Asal muasal nama pamutih karena dulunya di daerah tersebut jika seseorang ingin masuk ke wilayah tersebut, orang itu harus melakukan puasa mutih atau disingkat pamutih yang bertujuan sebagai bentuk kesungguhan akan tujuannya dalam memasuki wilayah tersebut. Alasan mengapa orang asing diharuskan melakukan pamutih sebelum masuk kedaerah tersebut karena agar daerah tersebut tetap aman dari orang orang yang memiliki niat buruk pamutih dilakukan agar jiwa orang tersebut benar benar putih atau bersih dari niat jahat sehingga tidak akan membuat kekacauan di daerah tersebut.
Puasa mutih dapat dilakukan sesuai tujuan seseorang tersebut, Mulai dari 7 hingga 21 hari Adapun manfaat puasa mutih adalah dapat membuat tubuh bekerja dengan lebih baik karena metabolisme tubuh yang lebih baik karena mengonsumsi sesuatu secara alami dan tidak banyak proses didalamnya sama halnya dengan puasa pada umumnya puasa mutih membuat seseorang bisa melatih tubuh, pikiran dan mental mereka sehingga metode ini terbilang efektif dalam satu syarat sebelum seseorang masuk ke daerah tersebut. Lama kelamaan masyarakat di wilayah tersebut menyebut daerah yang awalnya tidak memiliki nama tersebut menjadi nama Pamutih.
Ketika kelas 12 SMA saya dan teman teman sekelas saya mendapat tugas untuk mencari asal usul desa kami, karena saya bukan orang asli Pamutih, maka saya tidak tahu sepenuhnya mengenai asal usul desa pamutih. Suatu ketika saat pelajaran berlangsung, salah satu murid di kelas saya bertanya mengenai asal-usul desanya pada seorang guru yang sedang mengajar, Guru tersebut memang asli orang daerah tersebut sehingga ia pun menceritakan kisah daerah Pamutih.
Kata guru tersebut pamutih dulunya dikuasai oleh seorang yang dianggap memiliki kekuatan sakti Bernama Mbah Bahurekso. Mbah Bahurekso membuat sebuah aturan di mana jika orang asing hendak masuk ke wilayahnya orang tersebut harus melakukan puasa mutih sebagai syarat layak orang tersebut berhati bersih dan tidak berniat buruk. Entah siapa yang pertama kali menamai daerah tersebut dengan kata pamutih tapi nama tersebut sudah melekat pada daerah itu sehingga daerah tersebut memiliki nama pamutih dan tercatat oleh negara.(*)
Oleh Hafni Akmal Maulana