Tim Pengabdian Masyarakat UNNES Kuatkan Kapasitas UMKM Berbasis Komunitas

Semarang, 14 Juni 2025 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diketuai Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, M.Pd. melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengembangan UMKM berbasis komunitas pada Sabtu (14/6) di Ruang Pertemuan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNNES. Kegiatan ini diikuti oleh komunitas wirausahawan mahasiswa serta perwakilan dari UMKM minuman herbal Kaloris.id sebagai mitra.

Dalam pemaparannya, Dr. Asep menekankan bahwa keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan manajemen usaha yang tertata. Peserta diajak memahami empat fungsi utama manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Setiap tahap dijelaskan dengan contoh konkret, mulai dari bagaimana merencanakan target produksi, membagi peran di antara anggota, menjalankan proses distribusi, hingga melakukan evaluasi penjualan secara berkala.

Ia menambahkan, meskipun UMKM sering dijalankan oleh tim kecil, disiplin organisasi tetap harus diterapkan. “Kalau hanya tiga orang, tetap harus ada pembagian peran: siapa yang bertugas sebagai ketua, bendahara, dan bagian produksi. Kalau semua berjalan tanpa struktur, pekerjaan bisa saling tumpang tindih,” ujarnya.

Materi berikutnya menyoroti pentingnya kepemimpinan partisipatif dalam usaha berbasis komunitas. Dr. Asep menjelaskan bahwa kepemimpinan yang melibatkan semua anggota akan membangun rasa memiliki, meningkatkan kepercayaan, sekaligus membuka ruang bagi munculnya ide-ide baru. Model ini dianggap relevan untuk UMKM mahasiswa yang sedang tumbuh, karena selain memperkuat solidaritas tim, juga menumbuhkan kreativitas dalam mengembangkan produk.

Peserta juga diperkenalkan pada strategi penguatan kapasitas usaha, antara lain pencatatan keuangan sederhana, penentuan harga jual yang adil, pemetaan pasar, dan pengelolaan media digital untuk promosi. Hal ini disambut antusias oleh wirausahawan muda yang hadir, karena dianggap sebagai bekal praktis untuk mengembangkan usaha mereka.

Perwakilan Kaloris.id menyampaikan bahwa pengalaman bermitra dengan UNNES memberikan nilai tambah dalam pengelolaan usaha minuman herbal yang sedang mereka jalankan. Sementara itu, mahasiswa peserta menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan mereka, terutama terkait strategi menjaga konsistensi produksi dan membangun jejaring pasar.

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat UNNES yang diketuai oleh Asep Purwo Yudi Utomo, dan beranggotakan Siti Hadiati Nugraini, Muhammad Feriady, dan dibantu mahasiswa Hanum Sa’ada Fidaroeni dan Salsabila Budi Utami berupaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendampingi UMKM berbasis komunitas, sekaligus menyiapkan generasi muda untuk menjadi wirausahawan yang tangguh dan berdaya saing.

Kegiatan ini juga bisa berjalan dengan lancar karena mendapat pendanaan dari program kemitraan masyarakat, DPPM, Kemendiktisaitek.