Sukoharjo, 9 Agustus 2025 – Untuk memberdayakan kaum muda sebagai generasi penerus yang cakap dan berkarakter, tim pengabdian masyarakat yang diketuai oleh Bapak Suseno, S.Pd., M.A., telah menyelenggarakan pelatihan “Pemberdayaan Karang Taruna Gemilang Desa Plumbon dalam Ekspresi Diri melalui Penulisan Kreatif Sastra”. Kegiatan yang digelar pada 7 Agustus 2025 ini sukses membangkitkan semangat kreativitas para remaja Karang Taruna di Desa Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) Ke-7, yaitu menciptakan program pengabdian yang memiliki dampak langsung dan terukur dengan metode pendampingan partisipatif. Selain itu, kegiatan ini juga merefleksikan semangat Transformative Higher Education (THE) dengan mentransformasi ilmu sastra dan teori penulisan dari kampus menjadi keterampilan praktis yang aplikatif, memberdayakan para pemuda untuk menjadi agen budaya yang mampu mengekspresikan identitas dan dinamika sosial desa mereka melalui karya sastra.
Dalam pelatihannya, Bapak Suseno menekankan bahwa menulis kreatif bukan hanya soal bakat, tetapi lebih kepada keterampilan yang bisa diasah. “Menulis adalah sebuah kekuatan. Melalui cerpen, puisi, atau bahkan status media sosial yang kreatif, kalian bisa menyuarakan pikiran, perasaan, dan potensi lokal Desa Plumbon kepada dunia luas. Ini adalah bentuk pemberdayaan diri yang sangat powerful,” paparnya kepada para peserta.

Dukungan Penuh dan Harapan dari Pemerintah Desa
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dan dukungan tinggi dari Pemerintah Desa Plumbon. Bapak Eko Hariyanto, Lurah Desa Plumbon, hadir dan memberikan sambutan positif.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Suseno dan tim atas terselenggaranya pelatihan yang sangat inspiratif ini. Memberdayakan Karang Taruna adalah investasi terbesar bagi masa depan desa. Dengan bekal menulis kreatif ini, kami yakin para pemuda kami tidak hanya akan lebih percaya diri, tetapi juga mampu mendokumentasikan dan mempromosikan kearifan lokal Desa Plumbon melalui tulisan. Pemerintah Desa sepenuhnya mendukung inisiatif seperti ini dan berkomitmen untuk menampung karya-karya mereka sebagai bagian dari pengembangan soft capacity desa,” ujar Bapak Eko.
Para peserta yang terdiri dari remaja Karang Taruna terlihat antusias dan aktif mengikuti seluruh sesi, mulai dari pemahaman dasar penulisan, eksplorasi ide, hingga praktik menulis kreatif langsung. Mereka dibimbing untuk menemukan suara unik mereka dan berani menuangkannya ke dalam bentuk tulisan.
Melalui program strategis yang selaras dengan IKU dan nilai THE ini, diharapkan lahir penulis-penulis muda berbakat dari Desa Plumbon. Keberadaan mereka akan memperkaya khazanah sastra daerah dan memperkuat citra Desa Plumbon sebagai desa yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kaya akan budaya dan intelektual.