Dukung UMKM Lokal, Mahasiswa KKN UNNES Daftarkan Gula Aren Dusun Separe ke Google Maps

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNNES Giat 12, yang bertugas di Desa Ngesrepbalong, memberikan dukungan nyata kepada pelaku UMKM gula aren di Dusun Separe dengan mendaftarkan lokasi usaha mereka di Google Maps. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempermudah konsumen menemukan sentra produksi gula aren tersebut.

UMKM gula aren di Dusun Separe selama ini dikenal menghasilkan produk berkualitas, namun masih terkendala dalam hal promosi. Banyak pembeli dari luar desa kesulitan menemukan lokasi karena keterbatasan informasi. Kehadiran titik lokasi di Google Maps diharapkan menjadi solusi sekaligus peluang memperluas pasar.

“Di era digital, keberadaan titik lokasi sama pentingnya dengan papan nama. Konsumen kini cukup mengetik nama UMKM atau alamat usaha, lalu langsung diarahkan ke lokasi,” jelas salah satu anggota tim KKN.

Pemilik UMKM, Ibu Rohmi, mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini.
“Kalau dulu pembeli dari luar daerah sering telepon dulu tanya lokasi, sekarang cukup kirim link Maps. Jadi lebih mudah, dan usaha ini terasa lebih resmi karena sudah tercatat di Google Maps,” ujarnya.

Tiga mahasiswa penanggung jawab kegiatan, Alyna Salsabila, Shofi Hanifah, dan Ayunda Lucy Purnama Shari, menekankan pentingnya dukungan digital bagi UMKM.
“Penambahan titik di Google Maps bukan sekadar formalitas, tapi langkah penting agar UMKM lokal lebih mudah ditemukan. Harapannya produk gula aren dari Separe bisa semakin dikenal luas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” terang mereka.

Program ini menjadi bukti komitmen mahasiswa KKN UNNES dalam mendukung pengembangan UMKM di era digital. Dengan aksesibilitas yang lebih kuat, UMKM gula aren Dusun Separe kini memiliki peluang lebih besar menjangkau pasar luas sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.