
Program UNNES LANTIP 6 Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan praktik pembelajaran di SMA Negeri 16 Semarang. Melalui program tersebut, mahasiswa UNNES mengimplementasikan modul pembelajaran senam lantai inovatif. Modul ini berfokus pada penguasaan teknik dasar senam lantai secara aman, kolaboratif, dan menyenangkan untuk peserta didik kelas X.
Modul pembelajaran tersebut disusun oleh tiga mahasiswa, yaitu Muhammad Almas Atha Hilal, Anis Asaddun, dan Muhammad Ashodhiu Arofi, di bawah bimbingan guru pamong Agung Joko Susetyo, S.Pd. Pembelajaran menekankan pada penguasaan teknik dasar seperti roll depan, roll belakang, kayang, dan meroda. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami teknik gerak sekaligus menumbuhkan sikap kerja sama dan saling membantu selama latihan.
Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dengan memanfaatkan matras berstandar keamanan di halaman sekolah serta dukungan media digital. Guru terlebih dahulu mendemonstrasikan teknik roll depan dan roll belakang sambil menjelaskan aspek keselamatan. Siswa kemudian mempraktikkan gerakan secara terbimbing di bawah pengawasan guru dan mahasiswa, sebelum berlatih mandiri untuk memperkuat keterampilan.
Setelah sesi praktik, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan refleksi. Siswa menyampaikan pengalaman serta kendala yang dihadapi, sementara guru memberikan umpan balik dan penjelasan untuk pertemuan selanjutnya. Kegiatan ditutup dengan sesi pendinginan bersama dan penugasan berupa menonton video demonstrasi senam lantai guna mengenali kesalahan dasar gerakan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari siswa dan pihak sekolah. Senam lantai dinilai bermanfaat dalam meningkatkan kelincahan, keseimbangan, kekuatan otot, serta fokus belajar. Guru pamong, Agung Joko Susetyo, S.Pd., mengapresiasi metode pembelajaran yang diterapkan karena bersifat aktif, kolaboratif, dan aplikatif. Program UNNES LANTIP 6 menjadi wujud nyata kompetensi calon guru UNNES yang tak hanya mengasah kemampuan mengajar, tetapi juga berinovasi dalam merancang strategi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik.
Kontributor: Rifda Nabila