Identitas buku
Judul: Midnight in December
Penulis: Kith
Penerbit: PT. Bukune Kreatif Cipta
Tahun terbit: April 2024
Jumlah halaman: 353
Harga: Rp.99.000
Sinopsis
Kalisa Fidelya dan Malik Wartana adalah sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan sejak SMA. Kemudian, tantangan besar muncul ketika mereka diharuskan untuk menjalani hubungan jarak jauh atau long distance relationship. Malik melanjutkan kuliah satu tahun lebih cepat dari Kalisa, sehingga Kalisa berencana untuk menyusulnya tahun depan. Tetapi takdir berkata lain. Kalisa tidak bisa masuk ke universitas yang sama dengan Malik. Kalisa merasa sangat kecewa karena mereka harus menempuh pendidikan di tempat yang berbeda. Malik yang saat itu mengalami berbagai kesulitan lebih memilih untuk tak menceritakannya pada Kalisa karena takut ia merasa terbebani. Padahal, Kalisa selalu menunggu kabar dari Malik. Komunikasi yang semakin terbatas, perasaan ragu, dan kerinduan yang tak terjawab membuat hubungan mereka semakin merenggang.
Namun pada saat yang sama, Kalisa bertemu dengan Bareska Harsachandra yang merupakan seorang penyiar radio kampus lewat berbagai interaksi yang tak disengaja. Bareska menawarkan sesuatu yang berbeda. Kehadirannya memberi ruang baru bagi Kalisa, memberi penghiburan serta harapan, sekaligus membawa konflik batin karena Kalisa yang belum sepenuhnya melupakan Malik.
Perjalanan cerita menyoroti bagaimana Kalisa berusaha berdamai dengan masa lalu, memahami perasaannya sendiri, serta menentukan apa arti pulang dalam konteks hubungannya, yaitu apakah kembali dengan Malik seperti di masa lalu atau dengan Bareska yang menawarkan kehangatan baru.
Kelebihan
1. Gaya bahasa dan narasi yang emosional
Penulis berhasil menyusun narasi yang indah dan penuh nuansa, terutama ketika menyampaikan perasaan Kalisa di masa masa gelisahnya sehingga mampu membuat pembaca ikut merasakannya. Selain itu, penulis juga menyisipkan banyak puisi di dalam karyanya sehingga pembaca bisa semakin merasakan apa yang tokoh dalam novel tersebut alami.
2. Tema yang dekat dengan banyak orang
Long distance relationship,trauma masa lalu, kerinduan, kehilangan, dan keraguan. Semua tema ini cukup universal dan mudah dirasakan oleh banyak pembaca, terutama bagi mereka yang pernah merasakan hubungan jarak jauh atau patah hati. Tentunya banyak orang yang pernah mengalami hal tersebut, sehingga novel ini akan menarik perhatian mereka.
3. Karakter yang relatable dan konflik batin yang nyata
Karakter Kalisa mendapatkan perhatian sebagai tokoh yang tak selalu kuat, kadang ragu, takut, bingung, tetapi tetap punya keinginan untuk sembuh dan melangkah maju. Begitu juga dengan Bareska yang awalnya tak mengenali dirinya sendiri, lalu memilih untuk membuat buku agar ia bisa lebih mengenali dirinya sendiri yang pada akhirnya juga dipersembahkan kepada Kalisa. Lalu Malik dengan berbagai masalah yang dialaminya yang lebih memilih untuk diam agar tidak membebani Kalisa.
4. Suasana yang kuat
Latar kampus, suasana malam hari di bulan Desember, kota-kota seperti Jatinangor dan Depok. Keseluruhan suasana tersebut dibangun secara detail, seperti jalanan, makan malam, bahkan hal-hal kecil seperti bunga membuat pembaca terbawa ke dalam ceritanya.
Kekurangan
1. Jalan cerita yang lambat
Banyak bagian yang dibangun lewat dialog batin, deskripsi suasana, serta eksplorasi emosi. Meski ini bagus untuk pendalaman karakter, ada beberapa pembaca yang menganggap alurnya agak melambat, terutama di bagian tengah sebelum menuju puncak konflik.
2. Konflik cerita yang seringkali ditemui di novel serupa
Beberapa aspek cerita (masa lalu yang belum selesai, cinta yang tak utuh, hubungan tanpa status) bukan hal yang sangat baru di genre romansa remaja. Jadi bagi para pembaca yang sudah sering membaca genre ini, mungkin merasa sudah biasa dan agak membosankan.
3. Kemudahan akhir cerita
Beberapa pembaca menyebut bahwa meskipun bumbu emosi dan konflik sudah disajikan dengan baik, arah cerita yang menuju ke arah akhir hubungan bisa agak mudah ditebak. Tidak ada plot twist yang sangat mencolok.
Penilaian keseluruhan
Midnight in December adalah sebuah novel romansa emosional yang berhasil menggugah perasaan, terutama lewat cara penulis menyusun batin, suasana, dan kepekaan terhadap lingkungan kampus. Bagi pembaca yang menyukai kisah cinta yang melibatkan luka masa lalu dan proses penyembuhan, novel ini akan terasa menyentuh dan cukup memuaskan. Namun bagi pembaca yang lebih suka cerita dengan tempo cepat, konflik yang sangat tidak terduga atau plot yang sangat inovatif, mungkin ada bagian yang terasa kurang menantang dalam hal kejutan naratif.
Rekomendasi
Novel ini sangat cocok untuk pembaca remaja dan dewasa muda yang menyukai genre romansa dan drama emosional serta lebih menikmati alur yang lebih fokus ke perasaan dan psikologi tokoh daripada aksi luar biasa atau plot twist,. Selain itu novel ini juga cocok untuk penggemar suasana lokal Indonesia, terutama kota kampus dan suasana malam.
Novel ini mungkin kurang cocok bagi tipe pembaca yang cepat bosan jika cerita terlalu banyak intropeksi atau perasaan tanpa aksi nyata, mengharapkan konflik yang dramatis, serta plot twist besar yang mengejutkan.
Maylani Khasanati 2502020088