RESENSI FILM MELODYLAN

Judul Film           : MELODYLAN

Sutradara             : Fajar Nugros

Produksi              : Intercept Filmcraft Entertainment

Tahun Produksi   : 2019

Produser              : Rajesh Punjabi

Penulis                 : Endik Koeswoyo

Diadaptasi dari    : Novel Melodylan karya Asri Aci

Durasi                 : 1 jam 32 menit

Genre                  : Remaja

PEMAIN

Aisyah Aqilah sebagai Melody

Devano Danendra sebagai Dylan

Pangeran Lantang sebagai David

Angga Yunanda sebagai fathur

Yasmin Napper sebagai Anna

Zoe Abbas sebagai Bella

Naimma sebagai Bianca

Naomi Paulinda sebagai Kate

Alzi Markers sebagai William

Bryan Andrew sebagai Yugo

SINOPSIS

Film Melodylan merupakan film drama remaja Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Fajar Nugros serta dibintangi oleh Devano Danendra dan Aisyah Aqilah. Film ini diadaptasi dari novel berjudul Melodylan karya Asri Aci. Film ini menceritakan tentang Melody dan Dylan sebagai kisah cinta antara kakak kelas dan adik kelas yang menjadi pemeran utamanya. Melody merupakan murid baru di sekolah Dylan. Ia baru saja pindah setelah putus dengan mantan kekasihnya. Masalah tersebut membuat dirinya merasa terganggu sehingga Melody memutuskan untuk pindah sekolah.

Tak disangka, kedatangan Melody sebagai murid baru berhasil menarik perhatian Dylan. Dylan merupakan murid yang terkenal di seluruh sekolah karena ketampanan dan gayanya yang menarik perhatian di antara murid laki-laki lainnya. Dylan juga terkenal sebagai anak yang tidak begitu baik tetapi pintar. Ia sering kali membuat masalah di sekolahnya. Rumor tentang Dylan pun sudah tersebar luas. Sifatnya yang dingin dan ketus membuatnya hanya dekat dengan satu perempuan saja, yaitu Bella. Bella merupakan teman masa kecilnya yang memiliki penyakit serius dan  selalu menjadi prioritas bagi Dylan.

Mengetahui bahwa Dylan menyimpan perasaan padanya, membuat Melody merasa sedikit terobati dari sakit hati yang masih ia rasakan akibat putus dengan kekasihnya. Melody pun perlahan mulai membuka hati untuk Dylan. Namun sayangnya, tidak ada yang suka dengan kedekatan Dylan dan Melody, terutama Bianca. Bianca si gadis yang sangat tergila-gila dengan Dylan dan selalu menindas Melody. Alih-alih menyembuhkan luka, kedekatan Melody dan Dylan justru membuat Melody berada dalam masalah baru.

Melody pun menghindari Dylan dengan cara berteman dengan Fathur. Sosok Fathur yang berbanding terbalik dengan Dylan membuat Melody jauh lebih nyaman berada di dekatnya. Namun kedekatan mereka hanya sebatas pertemanan, karena pada akhirnya Melody dan Dylan sempat berpacaran. Hubungan Melody dengan Dylan tidak berlangsung lama karena Dylan selalu memprioritaskan Bella, sehingga membuat Melody merasa tidak lagi berarti bagi Dylan. Pada saat hari kelulusan tiba, Melody dibuat kaget dengan kiriman video dari Dylan. Sifat Dylan yang selama ini tidak pernah ia lihat di sekolah, membuat Melody yakin bahwa benih cinta yang tumbuh di hati Dylan tidaklah main-main. Hingga akhirnya Dylan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri, sementara Melody masih menahan rasa untuk Dylan. Mereka tetap berharap jika suatu saat nanti takdir akan mempertemukan mereka kembali.

KELEBIHAN

Cerita film Melodylan ringan dan mudah dipahami. Dari segi karakteristik tokohnya sehingga para pembaca dapat dengan mudah untuk memahami dan menyelami karakter para tokohnya. Bahasa penyampaian yang digunakan juga sangat mudah dipahami. Film ini cocok untuk penonton yang menyukai drama cinta remaja. Chemistry antara para pemain sangat menghidupkan karakter. Visual film Melodylan  sangat menarik dengan penggunaan warna-warna yang lembut. Selain itu, perjalanan kisah cinta antara Melody dan Dylan sangat menarik perhatian penonton, terutama bagi kalangan remaja.

KEKURANGAN

Kekurangan film ini terdapat pada konfliknya yang terkesan mirip dengan film-film remaja sebelumnya. Selain itu, pendalaman karakter bisa lebih kuat lagi terutama yang berkaitan dengan trauma masa lalu. Bagi pembaca yang sudah membaca novel Melodylan pasti akan mudah menebak alur kisah film Melodylan. Hal ini akan membuat penonton merasa kurang tertarik untuk menontonnya.

KESIMPULAN

Kesimpulannya, film ini menceritakan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh Melody dan berfokus pada penyelesaian masalahnya, namun Melody selalu saja lari dari masalahnya. Film ini memberikan pelajaran bahwa jika kita memiliki masalah sebaiknya jangan lari dari masalah tersebut, namun harus menghadapinya dan jangan mudah terpengaruhi atau percaya dengan orang lain. Film ini sangat direkomendasikan untuk para remaja yang suka dengan film bergenre romantis. Sekalipun film ini mengangkat konflik remaja, namun banyak pelajaran yang dapat kita ambil. Melodylan merupakan drama cinta remaja yang menawarkan cerita cinta yang sederhana. Film ini cocok bagi penonton yang menyukai drama percintaan anak sekolah, penuh konflik ringan, dan bertema penyembuhan dari sakit masa lalu. Meski tidak memberikan sesuatu baru, film ini tetap menghibur dan menyentuh bagi penggemar genre romansa remaja.

SUMBER

Nama                    : Septiana Dwi Rahayu

NIM                      : 2502020177

Prodi                     : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Rombel                 : 5 (Lima)

Matkul                  : Sintaksis

Dosen Pengampu  : Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd., M.Pd.