Oleh Devania Khanavaro
Saat liburan sekolah kemarin, saya sangat puas sekali karena saya dapat berlibur di sekitar kampung halaman saya, karena di daerah sini masih asri dan masih dekat dengan gunung. Di saat itu, aku memutuskan untuk pergi ke Kalikesek bersama teman-temanku saat SMA untuk sesekali refreshing bersama teman. Sebenarnya, banyak tempat wisata di sini, tapi kita memilih ke Kalikesek dulu.
Saat mau berangkat ke Kalikesek, kami berkumpul di SMA terlebih dahulu sebelum berangkat. Tak lupa membawa logistik agar tidak boros nantinya di sana. Setelah menunggu semua teman datang, akhirnya kita pergi ke kalikesek bersama-sama.Di tengah perjalanan, kita mampir ke Indomaret terlebih dahulu karena ada teman yang belum membeli bekal.
Saat tiba di Kalikesek, kita sangat kepanasan karena matahari sedang terik-teriknya di atas. Kita di sana istirahat dulu di tempat seperti joglo, kemudian kita mengeluarkan logistik masing-masing untuk dimakan. Di sana ada yang berenang, ada yang terapi ikan, dan ada yang memancing. Kita semua berpencar dan kita sudah menentukan jam dan titik kumpul untuk berkumpul.
Aku lanjutin ceritanya dengan gaya yang sama ya:
Menjelang sore hari, setelah puas bermain di Kalikesek, kami melanjutkan perjalanan ke pemandian air panas Nglimut. Perjalanan ke sana tidak terlalu jauh, tapi jalannya cukup menanjak. Saat sampai, suasana sudah mulai lebih sejuk karena matahari tidak terlalu terik lagi. Waktu sore memang pas banget untuk berendam air hangat.
Kami langsung menuju kolam pemandian. Airnya hangat dan terasa nyaman di badan, apalagi setelah seharian capai beraktivitas. Kami berendam sambil ngobrol santai, bercanda, dan menikmati suasana pegunungan. Rasa lelah langsung hilang. Badan jadi lebih relaks.
Setelah cukup lama berendam, hari mulai gelap. Kami kemudian bersiap untuk melanjutkan rencana berikutnya, yaitu camping di Pinusan. Kami membawa perlengkapan sederhana untuk bermalam di sana. Sesampainya di Pinusan, suasananya sudah cukup sepi dan dingin mulai terasa.
Kami mulai mendirikan tenda bersama-sama. Walaupun sederhana, kebersamaan saat mendirikan tenda itu yang bikin seru. Setelah tenda berdiri, kami berkumpul di depan tenda sambil makan bekal yang masih tersisa dan bercerita tentang banyak hal.
Malam di Pinusan terasa sangat tenang. Hanya terdengar suara angin dan sesekali suara hewan malam. Kami juga sempat bercanda dan tertawa bersama sebelum akhirnya beristirahat. Suasana seperti ini jarang kami rasakan, jadi benar-benar berkesan.
Keesokan harinya, kami bangun pagi sekali sekitar subuh karena sudah merencanakan untuk pergi ke Kebun Teh Medini. Udara pagi di sana sangat dingin, tapi segar. Setelah beres-beres dan membereskan tenda, kami langsung berangkat.
Perjalanan menuju Kebun Teh Medini di pagi hari terasa sangat indah. Kabut masih terlihat tipis di sepanjang jalan, menambah suasana menjadi lebih tenang. Sesampainya di sana, kami disambut dengan hamparan kebun teh yang hijau dan luas.
Kami berjalan-jalan santai sambil menikmati udara pagi. Rasanya benar-benar fresh, jauh dari polusi dan kebisingan. Kami juga sempat duduk santai, ngobrol, dan tentu saja foto-foto untuk mengabadikan momen.
Setelah cukup lama menikmati suasana, kami memutuskan untuk nongkrong sebentar sambil makan ringan. Waktu terasa cepat sekali berlalu karena kami terlalu menikmati suasana di sana.
Sekitar jam 12 siang, kami akhirnya memutuskan untuk pulang. Walaupun capai, kami semua merasa senang karena liburan ini benar-benar menyenangkan dan penuh kenangan.(*)