Oleh Roni Safrizal Yusuf (Ilmu Hukum UNNES)
Semarang yang Dikenal Panas Kota Semarang, ibu kota Provinsi Jawa Tengah, terkenal dengan cuacanya yang panas dan lembab. Meski terletak di kaki Gunung Ungaran, wilayah ini tetap memiliki suhu yang tinggi terutama pada siang hari. Banyak penduduk bertanya-tanya, bagaimana mungkin kota di dekat gunung bisa begitu panas?
Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu rata-rata di Semarang pada siang hari mencapai 31-34 derajat Celsius, terutama di musim kemarau. Kelembaban udara juga cukup tinggi, sekitar 75-85 persen. Cuaca panas ini semakin parah ketika terjadi efek pemanasan global yang mengakibatkan suhu meningkat lebih cepat dari biasanya.
Cuaca panas di Semarang disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, faktor geografis, yaitu Semarang yang berada di wilayah pesisir membuatnya rentan terkena angin laut yang membawa udara panas dan lembab. Selain itu, urbanisasi yang pesat menyebabkan berkurangnya ruang hijau di kota ini. Permukaan tanah di perkotaan yang ditutup aspal dan beton menyebabkan panas matahari terperangkap, menciptakan efek “pulau panas” yang membuat suhu semakin tinggi.
Untuk mengurangi suhu panas di Semarang, ada beberapa solusi yang dapat diterapkan. Pertama, meningkatkan ruang terbuka hijau (RTH) di berbagai sudut kota. Penambahan pohon dan taman kota dapat membantu menurunkan suhu dan meningkatkan kualitas udara. Kedua, mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan, seperti atap hijau atau penggunaan cat khusus pada gedung-gedung tinggi yang bisa memantulkan panas matahari. Selain itu, pemerintah dapat mengkampanyekan penghematan energi dan penggunaan kendaraan umum untuk mengurangi emisi.
Cuaca panas di Semarang memang menjadi tantangan, namun ada solusi yang bisa dilakukan untuk menguranginya. Dengan meningkatkan ruang terbuka hijau, mengurangi urbanisasi berlebih, serta menggunakan teknologi ramah lingkungan, diharapkan suhu di Semarang bisa lebih terkendali. Saran bagi masyarakat adalah untuk mendukung program penghijauan dan menjaga kebersihan lingkungan agar kualitas udara semakin baik dan suhu di Semarang lebih nyaman.(*)