Tim Pengabdian Masyarakat UNNES Ulas Branding UMKM Minuman Herbal

Semarang, 12 Juli 2025 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang diketuai Dr. Asep Purwo Yudi Utomo, M.Pd. melanjutkan program pendampingan UMKM berbasis komunitas di Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pada sesi kali ini, materi difokuskan pada strategi pembuatan logo usaha untuk UMKM minuman herbal, dengan narasumber Ir. S. Hadiati Nugraini, M.Kom., Ph.D. sebagai salah satu pengatan branding usaha.

Dalam paparannya, Ir. S. Hadiati Nugraini, M.Kom., Ph.D. menegaskan bahwa logo merupakan identitas visual yang melekat pada produk sekaligus membedakan sebuah usaha dari kompetitor. Logo tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal, tetapi juga menyampaikan filosofi, nilai, dan pesan yang ingin ditanamkan kepada konsumen.

Ia memaparkan bahwa terdapat beberapa jenis logo yang bisa dipilih, seperti logotype (berbasis teks), logogram (berbasis simbol/gambar), serta kombinasi keduanya. Selain itu, ada pula prinsip perancangan logo yang harus diperhatikan, yakni kesederhanaan, relevansi dengan produk, fleksibilitas di berbagai media, konsistensi, serta daya ingat yang kuat.

“Logo yang baik mampu melekat di ingatan konsumen, mudah diaplikasikan di berbagai media, dan konsisten dengan produk maupun filosofi usaha,” ujar Ir. S. Hadiati Nugraini, M.Kom., Ph.D.

Usai pemaparan, sesi diskusi berlangsung interaktif dengan menyoroti logo Kaloris.id selaku mitra UMKM. peserta memberikan masukan, “Bagaimana jika logo ini diberikan frame supaya tetap digunakan.” Ia juga menambahkan, “Perlu dipisah antara logo dan tagline, agar penggunaannya lebih fleksibel.”

Masukan tersebut ditanggapi positif oleh peserta. Owner Kaloris.id menyatakan akan melakukan penyempurnaan desain logo dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip yang dipaparkan narasumber serta usulan yang muncul dalam diskusi.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tim pengabdian masyarakat UNNES yang diketuai oleh Asep Purwo Yudi Utomo, dan beranggotakan Siti Hadiati Nugraini, Muhammad Feriady, dan dibantu mahasiswa Hanum Sa’ada Fidaroeni dan Salsabila Budi Utami tidak hanya memperkuat UMKM dari sisi manajemen dan legalitas, tetapi juga memberi perhatian pada branding visual sebagai strategi membangun identitas usaha dan memperluas daya saing produk di pasar.

Kegiatan ini juga bisa berjalan dengan lancar karena mendapat pendanaan dari program kemitraan masyarakat, DPPM, Kemendiktisaitek.